Ozil Marah saat Diganti
LONDON (RIAUPOS.CO) — Aksi Mesut Ozil kembali menjadi sorotan media. Sebab, gelandang berkebangsaan Jerman itu terlihat kesal ketika ditarik keluar pada menit 59 laga antara Arsenal lawan Manchester City di Stadion Emirates, Senin (16/12) dini hari WIB.
Pemain berusia 31 tahun itu memang terus menjadi sorotan dalam setahun terakhir. Selain karena performanya dinilai terus menurun sejak memperpanjang kontrak pada 2018, Mesut Ozil juga kerap bertindak kontroversial di luar lapangan.
Pria berdarah Turki itu dicemooh penggemar Arsenal ketika berjalan keluar dari lapangan di menit 59. Sesampainya di dugout, Mesut Ozil lantas mencopot sarung tangan dan menendangnya. Manajer interim The Gunners, Freddie Ljungberg, berjanji untuk segera menyelesaikan masalah itu dengan sang pemain.
"Mesut Ozil berhak untuk bereaksi seperti apa pun dan kami akan menemuinya nanti. Saya berada di sini setiap hari, tetap tentu saja kami ingin para pemain bertindak dengan cara yang benar," papar Freddie Ljungberg, dinukil dari BBC, Senin (16/12). Sekadar informasi, sebelum laga tersebut Mesut Ozil sempat menyatakan dukungan kepada Muslim Uighur yang menjadi korban diskriminasi oleh Pemerintah China. Sayangnya, aksi sang pemain tidak mendapat pembelaan dari pihak klub.
Cemoohan penggemar Arsenal di Stadion Emirates kepada pemain pujaannya bukan pertama kalinya terjadi musim ini. Sebelumnya, Granit Xhaka juga diejek ketika ditarik keluar melawan Crystal Palace.(int/eca)
Kecelakaan tunggal di Koridor RAPP Pelalawan menewaskan dua pegawai BPR Dana Amanah setelah mobil yang…
SKA Co Ex Pekanbaru menggelar perayaan Imlek 2577 bertema “Let’s Go to Fortune & Victory”…
PBSI kembali merombak sektor ganda putri Pelatnas. Apriyani kini dipasangkan dengan Lanny, sementara Fadia berduet…
Kasus malaria di Sinaboi meningkat di awal 2026. Dalam sembilan hari, Puskesmas mencatat 44 kasus…
OJK membebaskan UMKM dari kewajiban agunan pembiayaan modal kerja hingga Rp100 juta melalui aturan baru…
Pelayanan publik Pemkab Kuansing meraih nilai 4,47 dengan kategori A dalam evaluasi nasional PEKPPP 2025…