sesalkan-keputusan-wasit-akumulasi-dua-pemain-ps-siak
SIAK (RIAUPOS.CO) – Dua permain diakumulasi tanpa kesalahan fatal membuat Asisten Pelatih Sunardi kehilangan kendali. Dia menyesalkan keputusan yang diambil wasit, tanpa mempertimbangkan PS Siak di pertandingan berikutnya.
"Saya sudah berusaha berbicara dengan wasit, namun diabaikan. Tentu saja saya menjadi hilang kendali," terang Sunardi.
Sebelumnya dua pemain PS Siak cidera ketika berlaga dengan Wahana, dan saat berhadapan dengan PS Duri dua pemain diakumulasi.
Namanya bermain sepakbola, tentu berusaha menghentikan bola, lalu mengambil alih, sama sekali tidak ada berkeinginan untuk mencederai lawan. Dan lawan juga tidak merasa dicederai kenapa hakim mengeluarkan hukuman begitu berat.
"Kami sepakat untuk bermain secara sportif, sehingga lawan tidak cedera, karena kami berjuang untuk menembus liga II," jelas Sunardi.
Apa yang terjadi pada Ahad (14/11) petang di menit ke-23, sesungguhnya bentuk kekecewaan atas keputusan wasit atau hakim.
“Kami ingin menjadi tuan rumah yang baik selama laga kandang. Tapi kami juga ingin dihargai tanpa mencederai proses permainan," kata Sunardi.(mng)
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…