Categories: Olahraga

Venue Pindah ke Bali, Timnas Vietnam Keluhkan soal Jarak

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pemindahan venue laga kualifikasi Piala Dunia 2022 ke Stadion Kapten I Wayan Dipta berpengaruh pada recovery penggawa timnas. Hansamu Yama dkk harus melakukan perjalanan lebih jauh setelah tampil melawan Uni Emirat Arab (UEA) di Dubai. Plus, perbedaan waktu empat jam membuat fisik para pemain terkuras. Alhasil, H-2 jelang pertandingan melawan Vietnam, Hansamu dkk diliburkan dari latihan untuk recovery.

Bukan hanya timnas, kubu Vietnam juga merasa dirugikan. Terutama dari segi fisik. Hal itu diungkapkan pelatih Vietnam Park Hang-Seo. Dia menyebut lokasi penginapan dan tempat latihan selama di Bali sangat jauh. Lokasi jumpa pers sebelum pertandingan pun jauh dari tempat official training di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

’’Di Jakarta lebih mudah karena ibu Kota Indonesia. Semuanya lebih mudah, transportasi hingga tempat latihan. Di sini hotel kami dengan tempat latihan sangat jauh, dua jam perjalanan. Ini tidak baik untuk kami,’’ keluh Park.

Vietnam baru melakukan latihan di Bali Minggu (13/10). Mereka memilih menginap di daerah Klungkung. Tepatnya di Wyndham Tamansari Jivva Resort. Sedangkan lokasi latihan berada di Lapangan Samudra, Kuta. Jarak antara dua lokasi itu sekitar 24 kilometer. Kalau naik bus, dengan situasi lalu lintas Bali yang saat ini dipenuhi turis mancanegara, butuh waktu sekitar dua jam perjalanan.

Jarak yang sama ditempuh Vietnam saat menuju lokasi jumpa pers. Park dan pasukannya harus menaiki minibus selama dua jam ke Maya Sanur Resort (lokasi jumpa pers). Lalu, mereka harus kembali menempuh jarak yang sama untuk official training di Stadion Kapten I Wayan Dipta. ’’Cukup melelahkan. Kalau bisa memilih, kami lebih baik main di Jakarta,’’ paparnya.

Sementara itu, pemain Vietnam Nguyen Van Toan tidak mau memikirkan rasa lelah karena perjalanan panjang. Dia juga tidak menganggap Jakarta dan Bali memiliki perbedaan yang signifikan. ’’Tapi, kalau bermain di Jakarta mungkin lebih seru. Lebih luar biasa atmosfernya. Saya tidak tahu mengapa harus bermain di stadion yang lebih kecil di sini,’’ ucap Toan.

Editor : Deslina
Sumber: Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

13 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

13 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

13 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

13 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

17 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago