ozil-tak-bahagia-di-fenerbahce
FENERBAHCE (RIAUPOS.CO) – Mesut Ozil mencari kebahagiaan saat meninggalkan Arsenal untuk bisa mendapatkan jatah bermain yang layak dan memutuskan hengkang ke Fenerbahce. Sedihnya, keinginannya tetap tidak terwujud. Dia tak bahagia di klub Turki tersebut.
Ozil sendiri masih tergolong baru di Fenerbache. Seperti yang diketahui, Arsenal baru bersedia melepasnya secara gratis di bulan Januari 2021 kemarin.
Pemain berkebangsaan Jerman tersebut tidak bisa menutupi rasa senangnya ketika mendarat di Turki. Ia mengaku bahagia karena selama ini selalu menjadi fans berat Fenerbahce. Kepindahan itu seperti impian yang terwujud untuknya.
"Saya sangat senang bisa mengenakan jersey Fenerbahce ini. Saya harap kami akan meraih kesuksesan besar," ujar Ozil saat baru tiba di Turki, dikutip dari Sky Sports.
Sayang, kenyataan tidak berjalan sesuai dengan harapannya. Ozil pindah ke Fenerbahce untuk mendapatkan kesempatan bermain yang layak, sesuatu yang tidak ia dapatkan selama memperkuat Arsenal pada musim terakhirnya.
Yang terjadi adalah Ozil tetap terpinggirkan dari starting XI. Terhitung sejak bergabung pada bulan Januari lalu, sampai sekarang Ozil baru mencatatkan 23 penampilan di berbagai kompetisi dengan koleksi tiga gol saja.
Performa bukan satu-satunya alasan mengapa Ozil jarang menampakkan batang hidungnya di lapangan. Ia juga harus berurusan dengan serangkaian cedera. Itu membuat Ozil frustrasi, dan amarahnya keluar di bulan Oktober lalu.
Ozil kesal karena ditarik keluar oleh sang pelatih, Vitor Pereira, kala Fenerbahce melawan Royal Antwerp di laga Liga Europa. Ia melampiaskan kekesalannya dengan menendang botol minum serta melempar jersey-nya ke tanah.
Ozil tidak bahagia di Fenerbahce, dan itu dikonfirmasi langsung oleh Ali Koc selaku presiden klub. Koc pun berharap Ozil tetap fokus pada pengembangan performanya dan tidak terdistraksi kegiatan di luar lapangan.
"Sejak awal musim ini, Mesut Ozil selalu dibandingkan dengan Robin van Persie (dari segi statusnya di Fenerbahce, red). Ozil ingin bermain lebih sering," kata Koc kepada Fenerbahce TV.
"Mulai dari sekarang, dia harus fokus pada permainannya dan mengesampingkan urusan komersialnya. Dia harus berpikir soal kontribusi buat Fenerbahce," jelas sang presiden klub.
"Pelatih kami juga harus mencari tahu bagaimana cara untuk mengeluarkan kemampuan terbaik Ozil. Tidak ada masalah, terlepas dari apa yang media katakan. Mesut tak bahagia karena tidak bermain secara reguler," pungkasnya.
Sumber: Goal/ESPN/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…
Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…
Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…
Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…
Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…