MISANO (RIAUPOS.CO) – Valentino Rossi girang MotoGP San Marino, di Sirkuit Misano (Sirkuit Marco Simoncelli), Ahad (13/9/2020) malam WIB akan dihadiri penonton. Kabarnya 10.000 tiket sudah ludes terjual.
Meski pandemi Covid-19 belum reda, panitia GP San Marino tetap memperbolehkan penonton datang ke sirkuit. Meski demikian, mereka harus mematuhi berbagai protokol kesehatan.
“Sungguh luar biasa. Dengan para penggemar, atmosfernya sangat berbeda baik di MotoGP, Formula 1, atau sepakbola. Kami di sini untuk para penggemar,” kata Rossi dikutip dari Crash, Sabtu (12/9/2020).
“Hari ini (kualifikasi, red) penonton belum banyak, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Saya tahu, untuk Misano, 10.000 tiket terjual habis dalam waktu lima jam. Jadi MotoGP sedikit mirip dengan konser Pink Floyd atau U2! Ini bagus untuk olahraga kami,” ujarnya.
Di balapan nanti, Rossi berambisi merebut podium tertinggi. Pembalap Monster Energy Yamaha tersebut yakin bisa melakukannya sebab Sirkuit Misano bagaikan rumah untuknya. Dia berada di pole keempat bersama tiga pembalap Yamaha lainnya yang menempati empat pole dari terdepan.
“Motor kami sangat kompetitif. Kami jauh lebih kuat dibandingkan di Austria. Kami bisa bersaing untuk posisi terdepan,” ucapnya.
“Di Austria, saya seperti berusia 50 tahun. Di sini, saya seperti berusia 30 tahun. Jadi ini sangat berbeda,” tutur pembalap berjuluk The Doctor itu.
Sumber: MotoGP/CNN/Crash
Editor: Hary B Koriun
Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…
Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…
Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…
Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.
Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…
Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.