Categories: Olahraga

Atlet Paralimpiade Disambut Hangat di Tanah Air

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Para atlet Indonesia yang baru saja berjuang di Paralimpiade Paris 2024 telah pulang ke Tanah Air. Kehadiran para atlet itu pun disambut hangat di Tanah Air, terlebih mereka berhasil mencatatkan rekor manis di ajang tersebut usai membawa pulang 14 medali.

Kepulangan atlet Paralimpiade itu langsung disambut oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (10/9). Seluruh atlet disambut hangat dan mendapatkan tepuk tangan meriah di Indonesia.

Dito Ariotedjo yang menerima atlet-atlet itu langsung memberikan kalung bunga penyambutan. Politikus Golkar itu juga langsung menyalami atlet-atlet yang telah berjuang untuk Indonesia.

“Selamat datang kepada kontingen Indonesia Paralimpiade 2024 khususnya yang dipimpin oleh Pak Cdm, dan pak Ketua Umum dan seluruh para atlet, pelatih, official, selamat datang kembali di Tanah Air,” kata Dito, Selasa (10/9).

Kontingen Indonesia berhasil mendapat sebanyak 14 medali dari 13 atlet yang bertanding. Medali-medali yang diperoleh di antaranya 1 medali emas, 8 medali perak dan 5 medali perunggu.

“Ini adalah perolehan medali terbanyak (Indonesia) di kancah paralimpiade,” ungkap Dito.

Dito juga mengapresiasi setiap atlet yang masih belum membawa pulang medali untuk kontingen Indonesia. Sebab menurutnya, kontingen Indonesia kali ini merupakan penyalur atlet terbanyak yang lolos kualifikasi paralimpiade.

“Jadi Alhamdulillah apa yang kita harapkan, apa yang kita sampaikan saat pengukuhan dan pelepasan kalian benar-benar bisa membuktika bisa mengukir sejarah,” tutupnya.

Indonesia harus puas berada di urutan ke-50 dalam klasemen akhir perolehan medali Paralimpiade Paris 2024. Tim Merah Putih mengoleksi 1 emas, 8 perak, dan 5 perunggu.

Satu-satunya medali emas Indonesia di Paralimpiade Paris 2024 didapat dari cabor para bulutangkis. Emas tersebut dipersembahkan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila di nomor ganda campuran SL3-SU5.(int/eca)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Minyak, Perang, dan Rapuhnya APBN Kita

Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak global. Indonesia dinilai rentan akibat ketergantungan impor energi…

13 jam ago

Hotel Aryaduta Pekanbaru Ikut Earth Hour, Padamkan Lampu Demi Bumi

Hotel Aryaduta Pekanbaru ikut Earth Hour dengan aksi padamkan lampu. Kampanye ini ajak masyarakat peduli…

14 jam ago

LPJU Tak Berfungsi, Jalan Sudirman Pekanbaru Jadi Rawan Kecelakaan

Lampu jalan di Jalan Sudirman Pekanbaru banyak tak berfungsi. Pengendara mengeluh karena gelap dan rawan…

14 jam ago

Tak Ada Toleransi, ASN Mangkir Usai WFA Siap Disanksi

ASN Pemprov Riau wajib kembali masuk kantor usai WFA berakhir. Pengawasan diperketat, tak ada toleransi…

14 jam ago

Pemko Pekanbaru Minta Provider Pindahkan Kabel ke Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru dorong kabel fiber optik dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini untuk menata kota…

14 jam ago

Truk Tangki Hantam Motor di Minas, Dua Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan maut di Minas, Siak, dua pengendara motor tewas setelah ditabrak truk tangki. Diduga truk…

15 jam ago