Categories: Olahraga

Indonesia Ajukan Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Asia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) bertekad untuk menjadi tuan rumah IFSC Asian Championship 2020. Sebab, ajang yang sebenarnya akan digelar di Jepang itu dibatalkan. Namun, untuk menjadi tuan rumah, Indonesia harus mendapat dukungan dari negara lainnya.

Pada prakualfikasi IFSC Combined Qualifier 2019 di Toulouse, Prancis, November tahun lalu, dua atlet andalan Indonesia Aries Susanti Rahayu dan Alfian M Fajri gagal tembus enam besar yang merupakan syarat meraih tiket Olimpiade 2020.

Untuk itu, PP FPTI mati-matian agar IFSC ACC Asian Championship bisa diselenggarakan di Indonesia. Ketum FPTI Yenny Wahid mengatakan, pihaknya ngotot dan ingin Indonesia jadi tuan rumah.

Sebab, kalau yang di Jepang dibatalkan, otomatis Indonesia tidak akan bisa ikut ke Olimpiade Tokyo 2020. Yang jadi wakil Asia ke multievent empat tahunan tersebut hanya Korea Selatan.

"Ini kesempatan kami untuk ambil alih jadi tuan rumah. Beberapa negara sudah mendukung. Tapi, Korea tetap kukuh ingin membatalkan kejuaraan itu. Kalau batal, mereka (Korea) yang lolos ke Olimpiade," kata Yenny di Kantor Kemenpora Selasa (10/3).

Yenny menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu voting di Singapura terkait tuan rumah kejuaraan Asia tersebut. Sebelumnya, pada 6 Maret, FPTI sudah mengirimkan surat permohonan tuan rumah kepada asosiasi panjat tebing Asia.

Lanjutnya, negara yang sudah mendukung Indonesia adalah, Cina, Malaysia, Hong Kong, Singapura, dan Thailand.

"Kalau Indonesia jadi tuan rumah, lokasinya di Jakarta, tempatnya di Cakung. Intinya, jadi tuan rumah ini, kesempatan terakhir kami ke Olimpiade," ucap Yenny.

Menurut dia, jadi tuan rumah menjadi keuntungan buat Indonesia. Sebab, dukungan masyarakat dan para penonton bisa jadi penyemangat para atlet.

Yenny menambahkan, dalam kejuaraan tersebut, FPTI masih mengandalkan Aries Susanti Rahayu dan Nurul Iqomah. Menurutnya, Aries andal di speed, tapi dikategori lead dan boulder Aries lemah. Sementara Nurul unggul di boulder.

Yenny menyayangkan dengan arena dan kelengkapan panjat tebing yang ada saat ini. Dia berharap, jika nanti Indonesia jadi tuan rumah, dia meminta agar pemerintah bisa memperbaiki infrastruktur yang ada.

Kurang lebih, kata Yenny, butuh dana Rp3 miliar untuk jadi tuan rumah. "Saya juga sudah koordinasi sama Pak Menpora. Pemerintah mau ngasihnya berapa, nanti sisanya kami cari di luar," ujarnya.

Sementara Menpora Zainudin Amali menyambut baik tekad dari FPTI untuk jadi tuan rumah. Tentu pihaknya akan memberikan fasilitas kepada atlet. Tapi yang paling penting, ambil kesempatan untuk jadi tuan rumah.

"Manfaatkan kesempatan untuk jadi tuan rumah. Kans kita untuk lolos ke Olimpiade sekitar 30 persen. Mungkin jika nanti jadi tuan rumah, kesempatannya lebih besar," ucap Amali di kantor Kemenpora.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sertijab di Polres Rohul: Kasat Lantas dan Dua Kapolsek Resmi Berganti

Tiga posisi strategis di Polres Rohul resmi berganti. Kasatlantas serta Kapolsek Kunto Darussalam dan Rambah…

2 jam ago

Ukir Prestasi di Malang, MAN 1 Pekanbaru Rebut Medali Perak OSN 2026

Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil memboyong medali perak bidang Informatika dan predikat Best Business Case…

3 jam ago

Bawa Sabu di Jok Motor, Remaja 15 Tahun Ditangkap Polsek Rupat

Seorang remaja 15 tahun di Rupat, Bengkalis, diamankan polisi usai kedapatan membawa paket sabu 0,38…

11 jam ago

Suara Merdu Hantar Afif Muhammad Thoifur Harumkan Nama Siak di Tingkat Nasional

Siswa kelas VI MI Assidigiyah Siak, Afif Muhammad Thoifur, sukses mengharumkan nama Riau usai meraih…

12 jam ago

Disdikbud Meranti Petakan 208 Kepala Sekolah: 62 Diganti, 13 Diusulkan Definitif

Disdikbud Kepulauan Meranti melakukan penataan jabatan kepala sekolah. Sebanyak 62 posisi bakal diganti, sementara 13…

12 jam ago

Terdampak Kabut Asap, Perayaan Festival Kue Bulan 2026 di Pekanbaru Ditiadakan

Akibat kabut asap dan kualitas udara buruk di Pekanbaru, Panitia Imlek Bersama memutuskan meniadakan perayaan…

12 jam ago