Pemain Indonesia melakukan selebrasi gol saat uji coba lawan Libya, baru-baru ini. (PSSI.GO.ID)
DOHA (RIAUPOS.CO) – Shin Tae-yong (STY) memperlihatkan permainan tim nasional Indonesia secara terbuka dalam dua laga uji coba melawan Libya. Dalam dua laga itu, Indonesia sama-sama menelan kekalahan. Pada uji coba pertama (2/1), Indonesia kalah empat gol tanpa balas. Lalu, pada uji coba kedua (5/1), Yakob Sayuri dan kawan-kawan kalah tipis 1-2.
Menjelang Piala Asia 2023 Qatar, Indonesia masih akan menghadapi satu uji coba terakhir, yakni, melawan Iran. Uji coba tersebut akan dimainkan hari ini di Al Rayyan Training Site, Doha, pukul 20.30 waktu setempat atau pada Rabu (10/1) dini hari pukul 00.30 WIB. Namun, berbeda dengan dua uji coba sebelumnya, pertandingan melawan Iran diselenggarakan secara tertutup.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Kombespol Sumardji kepada Jawa Pos (JPG) menjelaskan, alasan uji coba Indonesia kontra Iran diselenggarakan secara tertutup. Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi Indonesia FC itu mengungkapkan, langkah tersebut merupakan upaya agar persiapan tim lebih optimal. ”Ini bagian dari teknis dan strategi,” ungkap Manajer Tim U-23 Indonesia saat meraih medali emas pada ajang SEA Games 2023 Kamboja itu melalui pesan singkat, Senin (8/1).
Jordi Amat, center back Indonesia, menyambut antusias pertandingan uji coba melawan Iran. Uji coba itu akan membuat persiapan Indonesia menjelang Piala Asia 2023 Qatar semakin matang. Sebab, di atas kertas, Iran adalah lawan yang sangat tangguh.
Berdasar statistik, Iran sama sekali belum tersentuh kekalahan dalam 12 pertandingan beruntun. Dan, 11 kemenangan di antaranya didapat pada kalender 2023. Beberapa lawan yang berhasil dikalahkan Iran adalah Qatar (4-0), Jordania (3-1), Angola (4-0), Bulgaria (1-0), Uzbekistan (1-0), Afghanistan (6-1), dan Kirgistan (5-1).
Reputasi tersebut jelas menjadi ujian serius bagi skuad Merah Putih. Sebab, Indonesia begitu kerepotan saat melawan Libya yang merupakan tim peringkat ke-120 dunia. Apalagi saat berhadapan dengan Iran. Team Melli –julukan timnas Iran merupakan tim peringkat ke-21 dunia. Sementara itu, Indonesia berada di urutan ke-146 dunia.
Jordi tahu pertandingan melawan Team Melli akan sangat menguras tenaganya. Tapi, bek Johor Darul Ta’zim (JDT) itu menyatakan kesiapan untuk meladeni permainan Iran. ”Saya lihat kami sudah siap,” ujar mantan pemain Swansea City itu. (fiq/c19/ali/jpg)
HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…
Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…
Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…
KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.
Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.
Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…