Categories: Olahraga

Gairah Mengulang Sejarah

MANILA (RIAUPOS.CO) – Momen indah itu terjadi di Rizal Memorial Stadium pada 4 Desember 1991.  Ketika itu, tim nasional (timnas) berjaya dengan menerima kalungan medali emas cabor sepakbola.  Timnas juara setelah menundukkan Thailand lewat adu penalti. Nah, Selasa mendatang (10/12), Garuda Muda, julukan timnas Indonesia U-23 berpeluang untuk mengulang torehan sejarah yang diukir para senior mereka.  

Garuda Muda melenggang ke final setelah menundukkan Myanmar dengan skor 4-2 pada semifinal di Rizal Memorial Stadium kemarin.  Andy Setyo Nugroho kembali bentrok dengan Vietnam pada partai puncak yang juga berlangsung di Rizal Memorial Stadium.  Vietnam lolos setelah tadi malam membantai Kamboja empat gol tanpa balas. Sukses timnas menembus final disambut suka cita pemain dan ofisial timnas.

Head coach Timnas U23, Indra Sjafri langsung mendekap Evan Dimas Darmono setelah pertandingan. Indra seolah ingin mengucapkan terima kasih kepada mantan kaptennya di timnas U-19 itu.  Maklum, Evan tak hanya menjadi kreator serangan Garuda Muda.  Namun, jebolan SSB Mitra Surabaya itu ikut mencatatkan namanya di papan skor.  

Evan mencetak gol pertama (57’) dan penutup (113’).  Dua gol lainnya disumbang Egy Maulana Vikri (71’), dan Osvaldo Haay (103’). “Dia (Indra Sjafri, red) bilang terima kasih. Coach Indra juga membantu saya mengembalikan kepercayaan diri,” kata Evan tadi malam.

Galandang 24 tahun itu selalu mencetak gol dalam tiga penampilannya di SEA Games.  Dua tahun lalu di Malaysia, dia hanya mencetak sebiji gol. Sedangkan pada edisi 2015, Evan menjadi top scorer Indonesia dengan koleksi empat gol.  Meski lolos, fans Garuda Muda sempat dibuat sport jantung.  

Itu lantaran Myanmar mampu menyamakan skor menjadi 2-2 di babak kedua.  Yakni, lewat dua gol para pemain pengganti  Mann Aung Kaung (78’) dan Win Naing Tun dua menit berselang. Dua gol balasan inilah yang membuat laga harus berlanjut lewat perpanjangan waktu. “Saya pikir ini drama semifinal untuk menjadikan mental juara,” terang Indra Sjafri soal timnya yang harus berjuang sampai perpanjangan waktu.

Tanpa adanya mental juara, Indra menyatakan timnya akan sulit bangkit setelah posisi imbang hingga akhir babak kedua. Fans Garuda Muda juga lega lantaran Osvaldo Haay bisa bermain di laga final.  Pemain Persebaya Surabaya itu memang memperoleh kartu kuning pada menit ke-118.  Osvaldo tak bisa menahan emosi ketika dia dilanggar Aung Naing Win.

 Wasit akhirnya memberikan kartu merang buat Naung Win.  Sementara itu, Osvaldo diganjar kartu kuning.  Itu adalah kartu kuning kedua Osvaldo sepanjang turnamen. Kartu kuning pertama dia peroleh ketika menghadapi Singapura di fase grup. Namun, regulasi di SEA Games 2019 mengatur bahwa kartu kuning yang diterima di fase grup, tak berlaku di fase knockout.  Di sisi lain, pelatih Myanmar Velizar Popov terlihat emosional sepanjang pertandingan. (nap/bas/jpg)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Siap Rebut Trofi Kemenangan, SMA Kalam Kudus Pekanbaru Sambut Roadshow Honda DBL 2026

Tim roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau hadir menyapa para pelajar SMA…

12 jam ago

Jembatan Sarang Elang Kecil di Batang Peranap Roboh, Dinas PUPRPKP Inhu Cari Solusi Penanganan

Dinas PUPRPKP Kabupaten Indragiri Hulu mencari solusi anggaran senilai Rp500 juta usai Jembatan Sarang Elang…

12 jam ago

Pameran Budaya Internasional 2026 UIN Suska Riau Suguhkan Roti Canai Hingga Teh Tarik Khas Malaysia

Konsulat Malaysia di Pekanbaru menggelar Pameran Kebudayaan Internasional 2026 di UIN Suska Riau dengan menyuguhkan…

12 jam ago

Pelebaran Jalan HR Soebrantas Ditargetkan Selesai Desember 2026, Sisi Depan Unri Jadi 16 Meter

Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melebarkan Jalan HR Soebrantas dan Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru…

12 jam ago

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

1 hari ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

1 hari ago