Categories: Olahraga

Dianggap Membahayakan Ofisial dan Didiskualifikasi, Djokovic Minta Maaf

NEW YORK (RIAUPOS.CO) – Kejadian tak enak dan jarang terjadi di dunia tenis dialami petenis asal Serbia, Novak Djokovic. Dia meminta maaf setelah didiskualifikasi dari US Open (Amerika Serikat Terbuka) 2020, Senin (7/9/2020) dini hari WIB. Dia dicoret dari turnamen grand slam itu karena dianggap membahayakan hakim garis.

Ketika menghadapi petenis Spanyol, Pablo Carreno Busta, di arena Flushing Meadows, Djokovic memukul bola hingga mengenai tenggorokan seorang hakim garis.

Di layar televisi terlihat, Djokovic sebenarnya tak sengaja. Bola di tangannya dipukul ke arah sampingnya tanpa melihat. Begitu mengetahui bola tersebut mengenai leher hakim garis, dia sangat terkejut dan langsung mendekat. Djokovic terlihat panik, kemudian memegang badan sang hakim garis.

Insiden itu memaksa pertandingan dihentikan, dan Djokovic dicoret dari turnamen. Unggulan pertama itu sadar kejadian itu mengakibatkan keributan. Dia menegaskan tak sengaja melakukan itu

“Seluruh situasi ini membuat saya sedih dan kosong. Saya sudah memeriksa keadaan hakim garis, dan pihak turnamen mengatakan dia baik-baik saja,” kata Djokovic di akun Instagram miliknya.

“Saya meminta maaf karena menciptakan kepanikan. Saya tidak ada niat melakukan hal itu, dan paham jika salah. Saya tidak akan mengungkapkan namanya dan menghormati privasinya,” ujarnya.

Petenis berusia 33 tahun itu mengaku belajar banyak dari kejadian ini. Dia berharap insiden yang memalukan ini bisa membantunya berkembang sebagai petenis dan pribadi lebih baik.

“Karena didiskualifikasi, saya harus mengatasi kekecewaan ini. Saya harus belajar dari kejadian ini dan berkembang sebagai manusia serta pemain. Saya meminta maaf kepada US Open dan semua yang terlibat karena kejadian ini,” tutur Djokovic.

“Saya sangat bersyukur kepada tim dan keluarga yang selalu memberikan dukungan. Begitu juga para penggemar yang selalu ada untuk saya. Terima kasih dan minta maaf,” ucapnya.

Ketika bola menghantam hakim garis, Djokovic tengah tertinggal dengan angka 5-6 dari Carreno Busta. Kejadian ini pun membuat Djokovic gagal menambah gelar Grand Slam yang ke-18-nya.

Padahal, peluang Djokovic untuk memenangkan US Open terbuka lebar menyusul dua rival utamanya, Rafael Nadal dan Roger Federer absen dari turnamen ini.

Sumber: New York Times/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

2 jam ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

4 jam ago

Piala Dunia Anak Regional Riau Tuntas, Ini Tim yang Lolos ke Bandung

Empat tim juara Regional Riau memastikan tiket ke Piala Dunia Anak Indonesia 2026 tingkat nasional…

6 jam ago

BPKAD Meranti Tegaskan Tak Pernah Terima Dana Reboisasi Puluhan Miliar

Pemkab Kepulauan Meranti membantah menerima Dana Reboisasi Rp23,15 miliar dan menegaskan hal itu tidak sesuai…

6 jam ago

Lebih dari 10 Titik Jalan di Bangkinang Diperbaiki Dinas PUPR Kampar

Dinas PUPR Kampar memperbaiki lebih dari 10 titik jalan di Bangkinang dan Bangkinang Kota demi…

15 jam ago

Pemkab Siak Bagikan 49 Ribu Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

Pemkab Siak membagikan 49.360 seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP di 294…

16 jam ago