Franco Morbidelli mengalami kecelakaan horor di Portimao, beberapa waktu lalu. (instagram )
ROMA (RIAUPOS.CO) – Pembalap Pramac Ducati Franco Morbidelli, terancam batal ikut tes resmi pertama MotoGP 2024 di Malaysia pada 6-8 Februari 2024. Hal ini buntut dari kecelakaan horor yang dialami Morbidelli di Sirkuit Portimao, Portugal, beberapa hari lalu.
Sejatinya, Morbidelli sudah keluar dari rumah sakit usai kecelakaan itu. Tetapi, tim medis memutuskan untuk menunda evaluasi mengenai kondisi Morbidelli setelah mengalami kecelakaan parah pekan lalu. Akibatnya, dia jadi terancam tak bisa ikut tes pramusim.
Sebagaimana diketahui, Morbidelli tertimpa nasib sial ketika menjalani latihan tertutup dengan para pembalap World Superbike (WSBK) dan rider VR46 Academy di Sirkuit Algerve, Portugal. Dia mengalami kecelakaan parah di Tikungan 9 yang membuat kepalanya terbentur hingga tak sadarkan diri.
Franky -sapaan Morbidelli- pun langsung dilarikan ke rumah sakit. Beruntung, setelah dilakukan CT Scan dan pemeriksaan lebih lanjut, tidak ditemukan cedera apa pun di kepalanya. Dia pun sudah bisa pulang ke rumah setelah menginap semalam di ruang perawatan.
Akan tetapi, tim medis kini memutuskan untuk mengevaluasi kondisinya lagi sebelum berangkat tes ke Malaysia pekan ini. Tetapi ternyata, hal itu ditunda selama beberapa hari dari yang sudah dijadwalkan agar hasilnya bisa lebih lengkap. Kabar itu diketahui dari pernyataan Pramac Ducati lewat akun X mereka, @pramacracing, Senin (5/2).(int/eca)
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…
Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…
Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…
Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…
Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…