Edgar Xavier Marvelo (internet)
MANILA (RIAUPOS.CO) — Edgar Xavier Marvelo tak kuasa membendung air matanya saat lagu Indonesia Raya berkumandang di Hall B World Trace Center. Akhirnya atlet asal DKI itu berhasil meraih emas di nomor daoshu gunshu pada SEA Games 2019. Namun, bukan karena itu alasan air matanya mengalir.
Raihan medali emas itu diiringi cerita pedih. Pada dini hari kemarin, sekitar pukul 01.34 WIB sang ayah Lo Tjhiang Meng meninggal dunia. Kabar duka itu didapat Edgar hanya sekitar tujuh jam sebelum dia naik panggung. Kesedihan jelas tengah menyelimuti benaknya, lantaran tidak bisa hadir langsung untuk mengantarkan ayahnya menuju peristirahatan terakhir.
Perlu sekitar 15 menit untuk menenangkan diri setelah upacara pengalungan medali itu. Tim pelatih mengelilinginya. Berusaha menguatkan Edgar. Barulah setelah itu dia mau menemui awak media yang telah menantinya. Namun, air matanya kembali merebak ketika teringat pesan dari mendiang ayahnya. "Saat itu papa sudah pesan apapun yang terjadi sama papa, aku nggak boleh berhenti wushu. Jadi emas ini untuk papa," ujarnya.(jpg)
Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di Halaman Kantor…
Pemkab Kepulauan Meranti melalui BPKAD kembali melelang barang milik daerah (BMD) senilai Rp1,91 miliar secara…
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat resmi tiba di Pekanbaru dan disambut dengan jajar hormat,…
Mantan Ketua DPRD Kuansing Marwan Yohanis memberikan catatan kritis pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Kuansing…
Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…