Edgar Xavier Marvelo (internet)
MANILA (RIAUPOS.CO) — Edgar Xavier Marvelo tak kuasa membendung air matanya saat lagu Indonesia Raya berkumandang di Hall B World Trace Center. Akhirnya atlet asal DKI itu berhasil meraih emas di nomor daoshu gunshu pada SEA Games 2019. Namun, bukan karena itu alasan air matanya mengalir.
Raihan medali emas itu diiringi cerita pedih. Pada dini hari kemarin, sekitar pukul 01.34 WIB sang ayah Lo Tjhiang Meng meninggal dunia. Kabar duka itu didapat Edgar hanya sekitar tujuh jam sebelum dia naik panggung. Kesedihan jelas tengah menyelimuti benaknya, lantaran tidak bisa hadir langsung untuk mengantarkan ayahnya menuju peristirahatan terakhir.
Perlu sekitar 15 menit untuk menenangkan diri setelah upacara pengalungan medali itu. Tim pelatih mengelilinginya. Berusaha menguatkan Edgar. Barulah setelah itu dia mau menemui awak media yang telah menantinya. Namun, air matanya kembali merebak ketika teringat pesan dari mendiang ayahnya. "Saat itu papa sudah pesan apapun yang terjadi sama papa, aku nggak boleh berhenti wushu. Jadi emas ini untuk papa," ujarnya.(jpg)
Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…
Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…