apssi-riau-kumpulkan-rp25-juta
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Laga amal untuk Taufik Ramsyah yang di taja Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI) Riau di Stadion Utama Riau di Kota Pekanbaru, Sabtu (1/1) pagi berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp25.060.000.
Laga amal untuk penjaga gawang Tornado FC yang meninggal akibat insiden di lapangan pada laga enam besar Liga 3 zona Riau ini diikuti empat tim. Yakni, tim APSSI Riau, PS Siak Oldstar, Dumai Old star dan Wahana FC. Laga amal ini menunjukkan bahwa masyarakat olahraga Riau, khususnya insan sepakbola peduli dengan almarhum Taufik Ramsyah.
Dana yang terkumpul ini diberikan Ketua APSSI Riau Philep Hansen kepada orangtua almarhum usai laga. Penyerahan disaksikan Kadispora Riau H Bobby Rahmat SSTP MSi, Ketua Askot PSSI Pekanbaru Edward Riansyah SE MM, Manajer PS Siak Romi Lesmana, Pelatih Wahana FC Agusrianto dan perwakilan dari Dumai Oldstar Rendra Febriyanto SE MSi, Wakil Ketua APSSI Riau Sipendri, Bendahara APSSI Riau Dodi Ismon dan seluruh peserta.
"Jangan dinilai dari besar kecil bantuannya, tapi ini adalah bukti kepedulian kami insan sepakbola khususnya APSSI Riau kepada almarhum yang berjuang diprofesinya sampai nafas terakhir," ujar Ketua APSSI Riau Philep Hansen.
Pria yang juga instruktur pelatih PSSI ini berharap, kejadian serupa menjadi pelajaran bagi seluruh rekan-rekan pelatih di Provinsi Riau memberikan edukasi kepada anak didiknya, agar mengajarkan tentang sepakbola yang baik dan benar.
"Ke depan saya tak mau dengar lagi kata-kata provokasi dari pelatihnya.Saya berjanji jika masih ada menemui pelatih-pelatih yang kelewatan batas dalam memberikan instruksi kepada anak asuhnya akan kita pertimbangkan sertifikat kepelatihannya. Bisa saja kita tunda kepelatihannya dan ini juga merupakan upaya APSSI untuk melakukan pembinaan terhadap para pelatih," jelasnya
Senada Kadispora Riau H Bobby Rahmat SSTP MSi mendukung, pernyataan APPSI Riau. "Mari kita dukung APSSI Riau untuk menciptakan pelatih dan pemain yang baik diluar ataupun didalam lapangan," katanya.
Kadispora ini pun berharap agar kejadian serupa tidak terulang lagi."Jadikan ini pembelajaran, mari bangkitkan sepakbola Riau. Ciptakan pemain-pemain muda yang mempuni khususnya di cabang sepakbola,"katanya.
Sementara itu, Ketua Askot PSSI Pekanbaru Edward Riansyah mengapresiasi kepada seluruh peserta laga amal dan mewakili insan sepakbola di Bumi Lancang Kuning mengucapkan belasungkawa.
"Saya selaku ketua Askot PSSI Pekanbaru, sekali lagi mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi nya," ujarnya.
Lanjutnya "Hari ini kami berkumpul, sebagai bukti kepedulian kami kepada almarhum. Terimakasih untuk semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi dan berdonasi sehingga acara ini berjalan aman dan lancar," katanya.(dof)
Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…
Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…
Fun Walk Mitsubishi Motors bersama Riau Pos di Grand Ubud Pekanbaru berlangsung meriah, menghadirkan olahraga,…
IRT di Pekanbaru divonis bersalah atas tindak pidana penghinaan terhadap seorang dokter spesialis dan dijatuhi…
Carlo Ancelotti mulai menunjukkan sentuhan pragmatis bersama Brazil. Kini Selecao bersiap menghadapi ancaman Erling Haaland…
Kafilah Inhu mencetak sejarah dengan finis di peringkat IV MTQ Riau 2026. Prestasi terbaik dalam…