Categories: Olahraga

Everton Samai Catatan 82 Tahun Silam

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Everton, we never shone so brightly, Everton, the spirit of the Blues, Everton, we never shone so brightly, Everton, the spirit of the Blues!

Itulah petikan refrein lagu kebesaran Everton berjudul Spirit of the Blues. Lagu yang disindir hanya dinyanyikan dengan lantang oleh Evertonians di Goodison Park, tetapi cemen ketika di kandang lawan.

Khususnya di markas klub big six (Liverpool FC, Manchester City, Manchester United, Chelsea, Arsenal, dan Tottenham Hotspur).

Namun, musim ini Evertonians sudah tidak perlu malu-malu mengumandangkannya dengan lantang di stadion mana pun. Sebab, performa The Toffees musim ini memberi harapan bahwa Seamus Coleman dkk bisa meraih sesuatu yang besar.

Kemenangan 4-1 atas West Ham dalam putaran keempat Piala Liga kemarin (1/10) membuka peluang bagi Everton meraih trofi. Modal skuad besutan Carlo Ancelotti itu sudah cukup bagus. Yakni, menyapu bersih kemenangan dalam enam laga pertama pada awal musim.

Capaian yang tidak pernah terjadi di klub asal Merseyside tersebut sejak 1938–1939. Itulah musim ketika Everton menahbiskan diri sebagai kampiun First Division (nama jadul Premier League).

Dilansir di laman resmi klub, Ancelotti sudah mulai belajar menyanyikan Spirit of the Blues. Namun, mantan pelatih Juventus, AC Milan, Real Madrid, Paris Saint-Germain, dan Chelsea itu hanya ingin Evertonians mendengarkannya bernyanyi pada momen yang tepat.

"Saya hanya bernyanyi saat kami memenangkan trofi. Jadi, saya harap segera menyanyikannya (dengan memenangi Piala Liga, Red)," ujar Ancelotti.

Seiring lolos dari putaran keempat, Everton kini bersanding dengan tujuh klub lainnya di perempat final. Masih ada klub-klub tangguh seperti Manchester City, Manchester United, Tottenham Hotspur, hingga siapa pun pemenang antara Liverpool FC versus Arsenal dini hari tadi (2/10) sebagai rintangan.

"Setidaknya kami bisa menyamai capaian musim lalu," kata Carletto –sapaan akrab Ancelotti– kepada Liverpool Echo.

Hanya, musim lalu Everton terhenti di perempat final setelah kalah adu penalti 2-4 oleh Leicester City (19/12/2019). Saat itu hanya dua hari sebelum Ancelotti datang ke Finch Farm (markas latihan Everton) sebagai pengganti pelatih interim Duncan Ferguson.

Saat ini Ferguson menjadi asisten Ancelotti selain anak Ancelotti, Davide. Selain pengalaman dan kapabilitas Ancelotti, kunci sukses Everton melaju mulus sejauh ini adalah transfer musim panas yang pas.

Empat pemain yang datang sesuai dengan kebutuhan Ancelotti. Yaitu, bek kiri Niels Nkounkou (Olympique Marseille), gelandang bertahan Abdoulaye Doucoure (Watford FC) maupun Allan (SSC Napoli), serta gelandang serang James Rodriguez (Real Madrid). Dua nama terakhir paling berimbas terhadap performa The Toffees awal musim ini.

"Allan dan James berhasil menyeimbangkan lini tengah Everton," tulis Liverpool Echo dalam analisisnya.

Allan maupun James tak ubahnya pemain kesayangan Ancelotti. Masing-masing sudah dikenal pelatih peraih tiga gelar Liga Champions tersebut. Allan dikenal Ancelotti semasa di Napoli, sedangkan James ketika di Bayern Muenchen.

Memiliki James sekaligus membuat dua tukang gedor di lini depan Everton, Richarlison maupun Dominic Calvert-Lewin, lebih produktif. Mereka sudah menghasilkan total 12 gol dengan separo di antaranya tercipta di Piala Liga.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Ratusan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Riau, Sempat Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…

3 jam ago

Pacu Jalur 2026 Digelar, Truk Angkutan Berat Dilarang Melintas di Telukkuantan, Ini Rute Pengalihan Selama Pacu Jalur

Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…

6 jam ago

15 Tim Berebut Gelar Juara Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang, Persaingan Diprediksi Sengit

Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…

6 jam ago

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

12 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

12 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

13 jam ago