ambisi-milan-bajak-dybala-di-depan-hidung-inter-tapi-gaji-lebih-rendah
MILAN (RIAUPOS.CO) – Dua klub sekota, AC Milan dan Inter Milan bersaing ketat dalam perburuan pemain gratis, Paulo Dybala. Dalam beberapa bulan terakhir mantan pemain Juventus, Dybala yang resmi berstatus tanpa klub sejak 1 Juli kemarin, sangat erat dikaitkan dengan Inter Milan.
Bahkan ramai laporan bahwa penyerang asal Argentina itu sudah bersedia menerima gaji 6 juta euro per tahun (lebih rendah dari gajinya di Juventus 10 juta euro) yang ditawarkan Inter. Namun kesepakatan itu tak kunjung diresmikan karena Nerazzurri ingin membayar bonus agen yang lebih rendah.
Beberapa hari terakhir, petinggi Inter juga sibuk merampungkan proses peminjaman Romelu Lukaku dari Chelsea. Proses perekrutan Dybala yang berlarut-larut membuat AC Milan melihat adanya peluang untuk masuk, membajak striker 28 tahun itu di depan hidung Inter.
Laporan Mediaset, dikutip Pojoksatu.id dari MilanNews, mengklaim bahwa AC Milan akan menutup kesepakatan Dybala dengan cepat, yang bisa menguntungkan mereka. Namun, Rossoneri hanya bersedia memberikan tawaran kontrak senilai 4 juta per tahun, yang jauh lebih kecil dari proposal Inter.
Perpanjangan kontrak Paolo Maldini dan Ricky Massara sebagai master transfer Milan, menambah keyakinan kubu Rossoneri bahwa mereka bisa membajak Dybala. Masih harus dilihat, apakah dengan tawaran gaji lebih rendah dari Inter, Milan bisa membuat Paulo Dybala berubah pikiran.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor: Edwar Yaman
PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…
Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…
Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…
Satpol PP Kota Pekanbaru menegaskan penertiban lokasi prostitusi dan bioskop mini dilakukan secara rutin tanpa…
PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC lewat gol tunggal Dimas…
Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu mencatat lonjakan kasus ISPA hingga 137 persen sepanjang Agustus-September 2026…