Categories: Olahraga

Persebaya Menang Tipis

SURABAYA (RIAUPOS.CO) — Song For Pride akhirnya menggema di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Begitu peluit panjang laga kontra Persela Lamongan ditiupkan, staf pelatih dan penggawa Green Force -julukan Persebaya- langsung menuju tengah lapangan. Mereka bernyanyi  Song For Pride bersama  Bonek.
Ini adalah kali pertama Song For Pride berkumandang usai laga. Nyanyian ini berkumandang setelah Persebaya menjinakkan Persela Lamongan dengan skor 3-2 kemarin sore.
Adalah Amido Balde yang menjadi penentu kemenangan tim berjuluk Green Force itu.  Gol striker Guinea-Bissau tercipta melalui tandukan pada menit ke-66’. Padahal, Green Force sempat dua kali tertinggal lewat gol Lucky Wahyu (3’) dan Alex Dos Santos (55’). Sebelum akhirnya disamakan oleh Oktafianus Fernando (17’) dan Irfan Jaya (61’).
Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman merasa lega. “Karena (kemenangan) ini akan mengubah situasi. Tentunya terima kasih atas dukungan Bonek,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu. Dia pun memuji penampilan anak asuhnya yang sangat oke. “Pemain sudah kerja keras di lapangan. Saya sangat apresiasi itu,” tambahnya
Sayangnya, kekalahan ini harus dibayar mahal. Sebab, skuad Green Force terancam menipis dalam laga home selanjutnya kontra Persib Bandung (5/7). Maklum, tiga pergantian yang dilakukan semua karena cedera. Osvaldo Haay dan Fandi Eko harus berjalan terpincang-pincang saat diganti. Sementara itu, Oktafianus Fernando malah meninggalkan lapangan dengan memakai tandu.
Djanur harus memutar otak jika ketiganya absen di laga selanjutnya. “Saya akan manfaatkan pemain yang sehat dan siap tampil. Ini juga bukan pertama kali Persebaya tampil tidak dengan skuad lengkap,” tuturnya. Untungnya, kondisi Osvaldo Haay cukup bagus. “Saya hanya perlu terapi. Saya rasa saya bisa tampil lawan Persib,” kata Osvaldo.
Krisis makin terasa lantaran Damian Lizio mendapat kartu merah. Dia dianggap melakukan protes berlebihan kepada wasit Yudi Nurcahya. Hal itu jelas merugikan Green Force. Sebab, dalam lima laga di Liga 1, pemain berpaspor Bolivia itu selalu jadi starter.
Karena itu, Djanur menyesalkan kartu merah Lizio. “Saya sudah bicara dengan Lizio. Sebenarnya tak ada protes berlebihan. Dia hanya menunjukan cederanya saja,” jelasnya. Pelatih 60 tahun itu berharap kasus Lizio tak menular ke pemain lainnya. “Ini jadi warning buat pemain lain. Jangan sampai ada protes berlebihan kepada wasit,” ujar pelatih asal Majalengka itu.
Di sisi lain, kekalahan kemarin makin membenamkan Persela di dasar klasemen. Dari enam laga, Laskar Joko Tingkir -julukan Persela- hanya mengoleksi dua poin. Mereka bahkan menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling banyak. Yakni 16 gol. Dalam laga kemarin, Ragil memilih mengistirahatkan bek Mawouna Amevour. “Arif Satria dan Zaenuri cukup bagus. Tapi masih ada kelemahan yang harus diperbaiki,” kata asisten pelatih Persela Ragil Sudirman.
Ragil juga menyayangkan anak asuhnya yang tak mampu mempertahankan keunggulan. Apalagi, ini adalah kali ketiga Persela unggul lebih dulu, tapi akhirnya mengakhiri laga dengan kekalahan. Dua laga sebelumnya adalah saat kalah 2-3 dari Arema FC (27/5) dan kalah 1-3 dari Bhayangkara FC (26/6). “Itu adalah tugas kami dan calon pelatih baru untuk membenahi hal tersebut,” kata Ragil.(gus/bas/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

14 jam ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago