Owner SPY Lure Riau Dedy Denis Syahputra.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Komunitas mancing Riau bakal disuguhkan pengalaman seru di ajang Fun Fishing Tournament yang digelar untuk memeriahkan Anniversary ke-1 Asri Angler se-Riau. Turnamen ini akan berlangsung pada 22 Juni mendatang di Kuala Gasib, Kabupaten Siak, dan terbuka untuk seluruh pemancing dari berbagai kalangan.
Salah satu yang antusias mendukung kegiatan ini adalah SPY Lure Riau, produsen lokal peralatan pancing seperti umpan buatan dan aksesori lainnya. Dedy Denis Syahputra, Owner SPY Lure Riau, menyebutkan pihaknya tidak hanya menjadi sponsor, tetapi juga akan memperkenalkan produk terbarunya di lokasi turnamen.
“Nanti saya akan bawa beberapa produk custom buatan sendiri, seperti worm hook custom/asis hook, dan beberapa lure lainnya. Ini jadi momen yang pas untuk mengenalkan karya lokal kepada komunitas mancing,” ujar Dedy, Ahad (1/6).
Ia melihat turnamen mancing bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan teknik mancing modern yang ramah lingkungan. Dedy menegaskan pentingnya meninggalkan praktik ilegal seperti menyetrum atau meracuni ikan demi kelestarian habitat air.
“Lewat event ini, saya berharap kita bisa menumbuhkan kesadaran untuk mancing secara sehat. Jangan lagi ada yang merusak ekosistem hanya karena ingin hasil instan,” ucapnya.
Dedy juga menyoroti tren teknik casting yang makin digemari para pemancing di Riau. Ia menyebut pertumbuhannya tiap tahun bisa mencapai 20 persen, bahkan lebih.
“Teknik casting itu praktis. Alat bisa dipakai berkali-kali, dan kita nggak perlu repot bawa umpan hidup. Cukup lure dan joran, langsung bisa berangkat,” jelasnya.
Sementara itu, lokasi turnamen yang dipilih di Kuala Gasib dinilai sangat ideal. Selain berada di posisi strategis di tengah-tengah Riau, kawasan ini punya banyak spot potensial seperti rawa-rawa dan kanal yang dikenal menjadi habitat ikan-ikan buruan pemancing.
“Spot-nya lengkap, dari rawa sampai kanal. Sangat cocok untuk jadi arena turnamen sekaligus rekreasi,” tambahnya.
Dengan kolaborasi antara komunitas, media, dan pelaku usaha lokal, turnamen ini diharapkan bisa menjadi wadah berkumpulnya para penggemar mancing sekaligus ajang promosi untuk teknik memancing yang lebih beretika dan berkelanjutan.(dof)
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…
PSPS Pekanbaru mempertahankan pemain inti, mendatangkan sejumlah rekrutan baru, dan siap memulai training camp untuk…
Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…
Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…