Categories: Olahraga

Maskot Sepi Peminat karena Mahal dan Desain Tak Lazim

MANILA (RIAUPOS.CO) – Berada di dekat pintu masuk dalam Philippine Arena, stan suvenir SEA Games 2019 jadi serbuan para penonton opening ceremony tadi malam.

Kebanyakan membeli kaus bertulisan We Win As One yang tersedia dalam warna biru, abu-abu, hitam, dan putih. Harganya sekitar Rp 230 ribu. Sementara itu, polo shirt alias kaus berkerah dibanderol Rp 260 ribu.

’’Sebagai orang Filipina, kami sangat bangga karena SEA Games diadakan di sini. Selain itu, ini bentuk support kami untuk para atlet dari berbagai negara,’’ ungkap Shain Ann Castillo, salah seorang penonton yang datang dengan pacarnya.

Hanya dua varian merchandise yang dijual di sana. Yakni, kaus dan boneka maskot. Sayang, sang maskot yang bernama Pami itu tidak laku. Selain desainnya tidak umum, harganya relatif mahal. Satu maskot dijual dengan harga Rp 530 ribu. Pami merupakan singkatan dari pamilya dalam bahasa Filipina yang artinya keluarga.

’’Mau banget beli. Tapi, terlalu mahal dan aku nggak punya uang,’’ ujar Shain. ’’Maskotnya lucu sih. Beberapa orang mungkin benci karena aneh. Padahal, menurutku, ini merepresentasikan keunikan SEA games,’’ lanjutnya.

Menurut manajer stan suvenir Dax Cordero, ada lima tempat yang bisa dituju untuk membeli official merchandise SEA Games. Yaitu, Subic Bay Area, New Clark City, Clark Museum, SM Store di Harrison Plaza, dan World Trade Center.

’’Jadi, ada di semua cluster. Sampai sekarang, sudah lumayan banyak yang terjual,’’ ucapnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

21 jam ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

3 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

3 hari ago