PSPS Pekanbaru memperkenalkan tim yang akan berkompetisi pada Pegadaian Liga 2 musim 2025/2026 di Kawasan Purna-MTQ Sudirman, Ahad (31/8). (MHD AKHWAN)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PSPS Pekanbaru resmi memperkenalkan tim yang akan berlaga di Pegadaian Liga 2 musim 2025/2026. Acara berlangsung meriah di Kawasan Purna-MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Ahad (31/8), dengan menghadirkan 25 pemain yang siap memperkuat skuad Askar Bertuah.
Musim ini, tim yang dilatih Ilham Romadhona didominasi wajah baru. Dari 25 pemain, hanya empat nama lama yang dipertahankan, yakni Asir Asiz, Ilham Fathoni, Yudhi Adytia Pratama, dan Erlangga Setyo Dwi Saputra.
Owner PSPS Pekanbaru, Gede Widiade, menyebut peluncuran tim ini menjadi momen penting. Ia berterima kasih kepada suporter, sponsor, serta dukungan dari Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru, Polda Riau, dan Polresta Pekanbaru.
“PSPS ini bukan hanya klub sepak bola, tapi ikon pemersatu masyarakat Pekanbaru dan Riau. Saya ingin menjadi bagian dari perjuangan ini, sekaligus memberikan kontribusi nyata,” ungkap Gede.
Ia juga mengajak seluruh elemen—mulai dari suporter, masyarakat, pemerintah hingga aparat keamanan—untuk menjaga sinergi. Menurutnya, kolaborasi itu menjadi kunci agar PSPS bisa kembali berjaya dan mewujudkan target promosi ke Liga 1.
“Kalau kebersamaan ini terjaga, PSPS akan lebih tinggi lagi berdirinya dan bisa membahagiakan suporter. Terima kasih kepada semua pihak yang terus mendukung,” tutupnya.
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…