Categories: Olahraga

Myron Rolle Berjuang di Garda Terdepan Lawan Corona

BOSTON (RIAUPOS.CO) – Myron Rolle menjadi representasi salah satu mantan atlet yang turut berjuang di garda terdepan melawan virus corona (Covid-19). 

Pria berusia 33 tahun itu merupakan mantan pemain bertahan Tenesse Titans di NFL (Liga American Football) yang kini bertugas sebagai dokter bedah saraf di Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Dia menjelaskan, RS tempatnya bekerja saat ini berjuang di tengah penyebaran virus corona yang semakin cepat. 

“Saat ini, kami berjuang untuk mendapatkan kamar dan personel (medis) untuk merawat lonjakan dan masuknya pasien baru Covid-19,” papar Rolle sebagaimana dikutip Bleacher Report. 

Mereka juga berupaya untuk merekrut dokter bedah saraf dan perawat.

Selain itu, masalah APD (alat pelindung diri) dan masker yang persediannya semakin menipis menjadi persoalan lain di salah satu RS Boston tersebut. Sebagai seorang petugas medis, Rolle diwajibkan mengenakan masker saat memasuki RS.

 “Saat ini jumlahnya (masker, red) sangat terbatas, dan semakin berkurang,” paparnya. 

Dalam sebuah video dia juga memperlihatkan kabinet tempat masker dengan kondisi habis tak tersisa. 

Di lantai khusus bedah saraf, tempatnya bertugas, menjadi salah satu lokasi tersibuk untuk menangani pasien Covid-19. 

“Aku melihat begitu banyak orang dengan gangguan pernapasan, dan jumlahnya semakin meningkat,” sebutnya. 

Rolle menjelaskan upaya lain untuk mengatasi melonjaknya jumlah pasien di RS yakni memanfaatkan tempat istirahat dokter, dan ruang operasi bedah. Ruangan tersebut bisa disulap menjadi ruangan ICU buat perawatan pasien positif Covid-19.

Sepak terjang Rolle sebagai atlet sempat bersinar bersama tim kampusnya di liga sepakbola Amerika. Selanjutnya, dia tampil bersama Tennessee Titans selama dua musim, 2010 dan 2011. Pada 2012, dia sempat bergabung dalam pemusatan latihan Pittsburg Steelers. Sayang dia gagal menembus skuad. 

Dengan mental yang sama saat berjuang menembus tim NFL, Rolle kembali ke kampusnya untuk melanjutkan studi setahun berikutnya.

“Sepakbola tidak pernah meninggalkanku. Aku masih bangun di pagi hari dan berpikir ruang operasi seperti layaknya sebuah pertandingan,” katanya.

Kini, saat Covid-19 semakin meluas, tenaga Rolle dibutuhkan untuk membantu menangani para pasien. 

“Karena, sekarang orang-orang mengandalkan kami. Ini adalah waktunya untuk membantu mereka yang sakit,” jelasnya. 

Sumber: AP/USAToday/Jawa Pos
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Warga Pekanbaru Mulai Serbu Waste Station, Sampah Bisa Jadi Uang!

Program waste station di Pekanbaru mulai diminati warga. Sampah kini bisa ditukar jadi uang, dukung…

16 jam ago

Setiap RW Dapat Rp100 Juta, TPemko Pekanbaru Tekankan Integrasi Program Musrenbang dan SIPD

Pemko Pekanbaru alokasikan Rp100 juta per RW. Program wajib masuk Musrenbang dan SIPD demi pemerataan…

17 jam ago

5 Rumah Aspol Pekanbaru Dibangun Lagi Usai Kebakaran

Lima rumah Aspol Pekanbaru yang terbakar segera dibangun kembali lewat gotong royong lintas instansi, ditargetkan…

1 hari ago

Polisi Tangkap Pasutri di Kampar, Sita Senpi Rakitan dan Sabu

Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…

2 hari ago

Mobil Dinas Wali Kota Jadi Antar Jemput Pasien Gratis di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…

2 hari ago

Pemprov Riau Bantu Daerah yang Kesulitan Bayar Gaji ASN

Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…

2 hari ago