Categories: Nasional

Saudi Akhirnya Terbitkan Visa Umrah untuk WNI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kabar baik untuk calon jamaah umrah yang keberangkatannya tertunda. Kerajaan Arab Saudi mengizinkan Indonesia dan Pakistan mengirim jamaah umrah. Sejak Jumat dini hari (30/10), terbit visa umrah untuk Indonesia.

Salah satu visa umrah yang terbit itu atas nama Didin Khaerudin. Masa aktifnya 30 hari sejak visa dikeluarkan pada 29 Oktober 2020 oleh Saudi Mission di Jakarta.

Konsul Haji Konjen RI di Jeddah Endang Jumali sudah mengecek beredarnya foto visa umrah untuk warga negara Indonesia (WNI) tersebut. "Visa (umrah, Red) itu sudah kami cek di sistem MOFA (Kemenlu Arab Saudi). Statusnya valid atau soheh," katanya kemarin.

Secara resmi, Arab Saudi memang belum mengeluarkan daftar negara yang boleh mengirim jamaah umrah. Namun, sesuai dengan jadwal yang sudah mereka susun, pintu kedatangan jamaah umrah dari seluruh penjuru dunia kembali dibuka mulai 1 November nanti. Sebagaimana diketahui, Saudi menutup akses umrah dari luar negeri sejak 27 Februari akibat pandemi Covid-19.

Endang sudah berkoordinasi dengan Direktur Urusan Muasasah Arab Saudi Abdurrahman Al Saqaf. Hasilnya, pihak Saudi menyatakan bahwa saat ini memang belum ada rilis resmi tentang negara-negara yang boleh mengirim jamaah umrah. Namun, dia membenarkan bahwa per 29 Oktober 2020 sudah ada visa umrah yang terbit untuk warga Indonesia di Indonesia. "Namun, pada prinsipnya, mereka mengatakan, bila travel di satu negara sudah bisa menerbitkan visa umrah, berarti sudah bisa masuk ke Saudi," jelasnya.

Dengan catatan dan syarat tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan Arab Saudi. Misalnya, calon jamaah umrah wajib mengikuti tes swab PCR maksimal 72 jam sebelum penerbangan. Lalu, setiba di Arab Saudi, calon jamaah umrah wajib menjalani karantina tiga hari di Makkah. Kemudian, jamaah hanya satu kali menjalankan ibadah umrah. Syarat lainnya, usia jamaah umrah dibatasi 18–50 tahun.

Terbitnya visa umrah itu juga menjadi pembahasan dalam diskusi virtual oleh Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi). Wakil Sekjen Sapuhi Adji Mubarok menyampaikan rasa syukur atas terbitnya kembali visa umrah untuk jamaah Indonesia.

Dia mengungkapkan, sejak 27 April kegiatan utama travel umrah dan haji khusus terhenti total. "Ada dua negara yang diberi kesempatan perdana untuk kembali bisa menjalankan keberangkatan umrah. Yakni, Indonesia dan Pakistan," jelas Adji.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

13 jam ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

13 jam ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

14 jam ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

16 jam ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

1 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

1 hari ago