Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo menyatakan kementerian yang dipimpinnya tidak pernah menerbitkan aturan yang melarang aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mengenakan cadar saat bekerja.
"Setahu saya kok enggak ada aturan undang-undang (larangan PNS bercadar), yang di KemenPAN, loh," ucap Tjahjo ditemui usai menghadiri rapat koordinasi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (31/10).
Mantan menteri dalam negeri (Mendagri) itu menuturkan, kementerian memiliki aturan rumah tangga yang berbeda menyikapi penggunaan cadar. Bagi KemenPAN-RB, katanya, pelarangan penggunaan cadar belum diperlukan.
“Masing-masing instansi itu masing-masing rumah tangga. Kami juga punya aturan, mau makan jam berapa, kalau mau makan boleh enggak pakai baju (seragam) atau tidak. Kan, masing-masing punya aturan," ucap dia.
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, KemenPAN-RB belum berencana melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk membicarakan wacana larangan PNS mengenakan cadar. "Kami menunggu saja, sebab masing-masing instansi punya kewenangan masing-masing untuk mengatur sesuai dengan ke-Indonesia-an yang ada," tutur Tjahjo.
Sebelumnya wacana larangan PNS bercadar dilontarkan Menteri Agama Fachrul Razi. Mantan Wakil Panglima TNI itu menilai PNS bercadar akan sulit diidentifikasi saat masuk kantor.(mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…