Categories: Nasional

Pernyataan Anak Buah Anies Baswedan soal Lem Aibon Rp 82 Miliar Dinilai Tidak Rasional

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai alasan Dinas Pendidikan DKI Jakarta soal keberadaan usulan pembelian anggaran lem aibon Rp 82 miliar sangat tidak rasional. Pihak Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengklaim usulan tidak wajar tersebut merupakan hasil kesalahan input.

"Saya kira alasan itu sangat tidak rasional. Tetapi itulah kerja-kerja birokrasi. Ketika sudah ketahuan, dicari alasan pembenaran seolah-olah salah input data," ujar Ujang kepada JPNN.com, Kamis (31/10)

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menilai, alasan salah input data sangat sulit diterima akal sehat. Apalagi dalam data yang dimuat di KUA-PPAS tercantum besaran nilai anggaran.

"Mana mungkin salah input data, anggarannya sangat jelas melebihi Rp 82 miliar," ucapnya.

Sementara terkait rencana pengadaan komputer, Ujang juga memprediksi dibatalkan karena telah menjadi sorotan publik. Dinas Pendidikan DKI dalam KUA-PPAS sebelumnya mengusulkan pembelian sebanyak 7.313 unit komputer masing-masing senilai Rp 15 juta.

"Karena sudah menjadi sorotan masyarakat, sudah ramai, publik sudah banyak tahu, akhirnya dibatalkan. Mungkin jika dipaksakan pengadaannya, lalu pengadaan itu hasil dari sesuatu yang tak transparan, akan berbahaya di kemudian hari bagi mereka," katanya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini menilai, Pemprov DKI seharusnya tidak membatalkan rencana pembelian komputer tersebut, kalau memang sangat dibutuhkan.

"Harusnya begitu, jangan dibatalkan kalau memang dibutuhkan. Pembatalan pada akhirnya malah menimbulkan pertanyaan baru di tengah masyarakat," pungkas Ujang. (gir/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

28 menit ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

2 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

3 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

21 jam ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

22 jam ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

1 hari ago