Peserta rapat koordinasi program pemberdayaan masyarakat antinarkoba yang berlangsung di Hotel Angkasa Garden, Pekanbaru, 27-28 Agustus 2019. (HUMAS BNNK PEKANBARU)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru, berencana membentuk calon penggiat anti narkoba yang mampu menggerakan kegiatan kepedulian dan sadar akan bahaya narkoba. Terutama dilingkungan pendidikan dan masyarakat sekitar.
“Di mana, mereka bisa memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba secara mandiri. Kemudian mengkampanyekan bahaya narkoba di lingkungan sekitar,†ujar Kepala BNNK PekanÂbaru, Sukito, Jumat (30/8).
Selain itu, Sukito mengharapkan secara mandiri penggiat anti narkoba juga mampu membentuk regulasi serta satuan tugas (satgas) anti narkoba. Apalagi seperti diketahui, Provinsi Riau masuk lima besar dalam peredaran narkoba di Indonesia.
“Makanya, semua hal tersebut diharapkan bisa dilaksanakan secara mandiri oleh institusi pendidikan maupun kelompok masyarakat di Kota Pekanbaru,†jelasnya.
Dalam kegiatan rapat koordinasi program pemberdayaan masyarakat anti narkoba, di institusi pendidikan dan kelompok masyarakat berlangsung selama dua hari. Yakni pada tanggal 27-28 Agustus lalu di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru. Dengan dihadiri Kesbangpol Pekanbaru, perwakilan kepala sekolah dan guru SMP Pekanbaru serta tokoh masyarakat.
“Dari sini lah, semoga nantinya dapat terbentuk suatu kebijakan dalam pelaksanaan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan pendidikan dan lingkungan masyarakat,†ujarnya.(*1)
Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…
Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…
Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…
Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…
Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…
Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…