Categories: Nasional

Zoya Jelaskan Ragam Penyimpangan Seksual

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dunia media sosial dihebohkan dengan kabar viral dugaan pelecehan seksual dengan cara "Fetish" menggunakan kain jarik dan korbannya dibungkus seperti pocong. Sebetulnya mengapa seseorang bisa sampai berperilaku aneh atau tak umum seperti itu?

Seksolog Zoya Amirin menilai, tentunya seorang ahli tak bisa mengeneralisir semua tindakan penyimpangan seksual seseorang tanpa mendiagnosa individu tersebut. Namun secara umum, memang terdapat penyimpangan seksual atau sexual disorder yang bisa dialami oleh seseorang.

"Ada banyak penyimpangan seperti Paraphilia, Eksibisionis, BDSM, sadomasokis, pedofil, hingga Fetish. Fetish masuk dalam kategori Paraphilia," jelasnya kepada JawaPos.com, Jumat (31/7).

Paraphilia adalah perilaku seksual menyimpang (menurut DSM V atau Diagnostic Statistical Manual for Mental Disorder V). Fetish adalah bagian dari Paraphilia, perilaku seksual menyimpang di mana Individu merasa terangsang pada bagian tubuh nonton seksual (selain payudara dan kelamin).

"Seperti jempol kaki, betis, ketiak, jari tangan, perempuan gemuk misalnya. Atau terangsang pada benda benda nonton seksual (selain pakaian dalam dan lingerie) seperti kain kafan, selimut bayi, kaos kaki, sepatu hak tinggi," kata Zoya.

Nah ada juga jenis penyimpangan seksual lainnya yaitu Necrophilia. Adalah individu yang terangsang dengan individu yang tidak berdaya, dalam keadaan koma atau menjadi mayat.

"Dalam kasus yang ramai di media sosial, kemungkinan bisa mengalami gangguan campuran yakni Fetish-Necrophilia. Jadi terangsang saat korbannya seperti mayat, tak berdaya, dan terbujur kaku," ungkapnya.

Menurut Zoya, biasanya ada pelaku Paraphilia yang jenis Fetish bersifat Non-coercive atau tidak memaksa. Dan ada yang tipe memaksa (coercive). Kondisi ini masuk dalam ranah pelecehan seksual.

"Karena manipulasi dengan kedok riset sebagai modusnya. Masuk dalam kategori pelecehan seksual," tuturnya.

Penyimpangan Akut dan Biasa

Penyimpangan kategori biasa, biasanya dialami seseorang bisa terangsang jika melakukan penyimpangan dan sudah berhubungan intim. Sedangkan penyimpangan akut, hanya dengan melihat targetnya saja menggunakan benda-benda yang membuat pelaku nyaman, sudah bisa mengalami ereksi dan ejakulasi.

"Dalam kasus ini, pelaku bisa mengarah ke akut. Mild akut. Karena katanya meraba-raba korbannya," ujarnya.

Banyak Terjadi Pada Pria

Menurut Zoya, perilaku Paraphilia banyak terjadi pada pria. Hal itu disebabkan budaya patriarki yang banyak terjadi di berbagai belahan dunia, yang membuat pria harus berusaha tetap kuat dan tegar sekalipun mereka ingin menangis.

"Sehingga terjadi displacement atau perilaku yang tak sesuai. Bisa juga karena pola asuh orang tua, atau jatuh cinta kemudian sedih karena pernah ditolak, trauma masa lalu dan lainnya," katanya.

Saat pelaku menggunakan kain jarik sebagai metode atau media kepada korban, menurut Zoya bisa jadi kain itulah yang membuatnya nyaman. Bisa jadi kain tersebut memiliki kenangan yang bisa membuat nyaman bagi pelakunya.

"Bisa kok dengan selimut bayi, bisa jadi kain jarik itu membuatnya nyaman saat kecil. Secara tak langsung alam bawah sadarnya membawanya ke masa lalu pada benda-benda yang membuatnya nyaman," tutupnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Wanita Asal Kuansing Ditemukan Tewas di Hotel Dharmasraya, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…

9 jam ago

Promo Luxury July! Menginap di Mutiara Merdeka Pekanbaru Mulai Rp499 Ribu per Malam

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo Luxury July. Menginap mulai Rp499 ribu nett lengkap dengan…

9 jam ago

Asyik Mendulang Emas, Remaja di Kuansing Tertimbun Longsoran Tebing hingga Meninggal

Remaja 15 tahun di Kuansing meninggal dunia setelah tertimbun longsoran tebing saat mendulang emas. Polisi…

9 jam ago

Antar Jemput Pelajar Gratis Dimulai, Bus Sekolah Pekanbaru Layani 7 Sekolah

Bus sekolah gratis resmi beroperasi di Pekanbaru mulai 13 Juli. Layanan tahap awal melayani tujuh…

9 jam ago

Bantuan CSR Rp65 Juta Disalurkan untuk 140 Nelayan Terdampak Dugaan Pencemaran Sungai Tapung

Sebanyak 140 nelayan Desa Kota Garo menerima bantuan CSR senilai Rp65 juta untuk memulihkan usaha…

13 jam ago

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

1 hari ago