Categories: Nasional

Telepon Genggam, Pisau Hingga Uang Tunai Ditemukan

BAGANSIAPIAPI (RIAUPOS.CO) – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Wachid Wibowo bersama satuan pengamanan gabungan menggelar razia ke dalam kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada dini hari tadi, Rabu, (30/12/2020). 

Razia yang dilaksanakan pada dua kamar hunian yang dipilih secara acak, dimulai dari pengarahan oleh Wachid untuk membagi tugas pada dua tim yang melaksanakan razia di masing-masing kamar. 

"Pelaksanaan razia harus dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Setiap orang dan barang harus digeledah dengan cermat. Namun harus dengan mengedepankan asas kemanusiaan," kata Wachid dalam apel pengarahan tim. 

Menurutnya, mengedepankan asas kemanusiaan ini menjadi penting untuk menjaga stabilitas keamaan WBP, selain hal tersebut menjadi kewajiban Lapas sebagai penyelenggara negara untuk menegakkan Hak Asasi Manusia (HAM). 

"Mereka (WBP) harus diperlakukan secara baik dan juga sopan. Tidak boleh semena-mena meskipun kita adalah petugas," lanjutnya. 

Saat petugas membuka pintu kamar, sebagian besar WBP masih dalam keadaan tidur. Usai dibangunkan, para petugas yang telah dibagi dalam dua tim melaksanakan penggeledahan badan WBP satu persatu dan mengumpulkan mereka di lapangan. 

Dalam razia insidentil tersebut, petugas masih menemukan beberapa barang yang dilarang penggunaannya di dalam kamar hunian. Mulai dari alat komunikasi serta pengisi daya, kabel sambung, pisau cutter, alat makan yang terbuat dari logam, serta korek api juga uang tunai. 

Dalam kondisi langit yang masih gelap dan udara yang dingin, warga binaan kemudian dikumpulkan di lapangan untuk diberikan pengarahan oleh kalapas. Dengan mata yang sebagian besar masih mengantuk, petugas mengintruksikan agar mereka melakukan stretching atau peregangan otot agar mata lebih terjaga dan badan menjadi lebih segar. 

Usai itu, Wachid menyampaikan pengarahan. Ia mengatakan, setiap pelanggaran akan diproses secara tegas. 

Meski telah menjadi lapas, ia memperingatkan pada WBP jika melakukan pelanggaran berat atau tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, mereka akan dikirim ke Lapas lain yang memiliki standar kemanan yang lebih ketat untuk dibina. 

"Orientasi kita bukan membinasakan. Tetap akan dibina. Namun jika diperlukan, maka pembinaan akan dilakukan di lapas lain yang lebih mumpuni," terang Mantan Kalapas Jombang ini. 

Ia mencontohkan pada dua pekan lalu, sebanyak 47 Napi asal Riau telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan untuk dilakukan pembinaan secara intensif. 

Wachid memperingatkan agar WBP Lapas Bagansiapiapi tetap berperilaku baik dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran. 

"Contohnya sudah ada," ungkapnya. 

Sementara itu, uang tunai hasil razia akan diinventarisir untuk dibukukan di Register D agar penyimpanan uang tersebut dapat lebih aman dan mampu dikontrol penggunaannya oleh petugas. 

"Fungsi Register D kita optimalkan. Para WBP yang memiliki uang tersebut dapat mengakses seluruh uangnya tanpa berkurang. Hanya arus keluarnya akan kita kontrol agar tidak dipergunakan untuk hal yang dilarang atau ilegal," tutup Wachid.

Laporan : Zulfadhli (Bagansiapiapi)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

9 jam ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

9 jam ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

3 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

4 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

4 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

4 hari ago