Categories: Nasional

Titiek Puspa Rilis 2 Album Sekaligus

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Bulan November tahun ini menjadi sangat spesial bagi penyanyi legendaris Titiek Puspa. Pasalnya, ia berulang tahun ke-84 sekaligus menandai 69 tahun perjalanan karirnya di dunia hiburan tanah air.

Di momen perayaan ultahnya tersebut, Titiek Puspa merilis dua album sekaligus melalui digital streaming platform. Kedua album tersebut masing-masing berjudul 69 Tahun Perjalanan Karir Titiek Puspa dan Puspa Dewi.

Album 69 Tahun Perjalanan Karir Titiek Puspa berisikan lagu-lagu hits karya Titiek Puspa. Meski didominasi oleh lagu-lagu lama, namun ada tiga lagu baru di album ini. Yaitu lagu bertajuk Dua Sejoli, Sekate-Kate (feat. Vega Antares) dan Pantang Mundur (Corona).

Sementara album Puspa Dewi adalah album Titiek Puspa yang dirilis di awal karirnya sekitar tahun 1961. Album ini diproduksi oleh Bali Records dan untuk pertama kalinya hadir dalam dugital streaming platform.

Bali Records sendiri adalah nama label pertama dari Bapak Yamin Widjaja, pendiri Musica Studio's. Album Puspa Dewi kala itu digarap oleh tiga musisi papan atas yang merupakan teman dekat dari Titiek Puspa. Mereka Bing Slamet, Mus Mualim dan Iskandar.

Perilisan dua album Titiek Puspa ini mendapat dukungan penuh dari Musica Studio's sebagai bentuk apresiasinya atas perjalanan karirnya yang sangat panjang di belantika musik tanah air selama 69 tahun.

"Beliau dari tahun 1961 sampai saat ini masih berada di rumah Musica Studio's. Saya mengenal beliau dari zaman ayah saya, jadi bisa dikatakan beliau ini seperti legacy dari ayah saya sehingga sungguh menjadi kebanggaan dari saya pribadi bahwa saat ini saya masih bisa untuk mempopulerkan kembali karya-karya beliau," tutur Indrawati Widjaja selaku Executive Producer Musica Studio's dalam keterangan tertulis diterima JawaPos.com Sabtu (30/10).

Sementara itu, Titiek Puspa bercerita tentang album Puspa Dewi. Menurutnya, lagu-lagu di album ini dibuat oleh Bapak Iskandar, seorang pencipta sekaligus konduktor dari Orkes Studio Djakarta.

"Beliau membuat lagu-lagu di album ini kebanyakan sepertinya karena terinspirasi oleh diri saya. Karena pada waktu itu penyanyi yang seperti saya jarang. Saya kalau disuruh nyanyi dibilang kayak baca not dan pada saat itu juga saya sekalian belajar untuk bikin lagu. Pada akhirnya baru di tahun 1963 saya bisa bikin lagu," terang perempuan yang sering disapa Eyang Titiek ini.

Titiek Puspa berharap perilisan dua albumnya ini dapat membangkitkan kembali rasa rindu dari para sahabat sekaligua penggemar yang dulu suka menyanyikan lagu-lagu dirinya. Dia juga berharap lagu-lagu di dua albumnya tersebut dapat menghibur banyak orang di tengah suasana pandemi seperti sekarang.

Album 69 Tahun Perjalanan Karir Titiek Puspa dan Puspa Dewi secara resmi dirilis pada 29 Oktober 2021 dan bisa dinikmati di seluruh platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, Langit Musik, Youtube Music, Noice dan Resso.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Verifikasi Berkas 153 Calon Kades di 54 Desa se-Rohul Diumumkan 27-28 Oktober 2026

Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…

4 jam ago

Aroma Busuk Mirip Telur dan Gas Bocor Resahkan Warga, DLHK Pekanbaru Telusuri Sumber Bau

DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…

4 jam ago

Kabur Usai Cabuli Murid Oknum Guru di Pelalawan Diburu Polisi dan Masuk DPO

Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…

5 jam ago

Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unri, Prof Yesi Soroti Peran Akuntansi Manajemen di BUMDes

Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…

5 jam ago

Buntut Video Viral Diduga LGBT, Satpol PP Pekanbaru Panggil Pengelola Kafe Laksamana Muda

Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…

5 jam ago

Tampil di Forum CAFEO ke-44 Bandung, Plt Gubri SF Hariyanto Raih Pengakuan ASEAN Engineer

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…

5 jam ago