JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Di tengah pandemi Covid-19, ibadah haji dilaksanakan dengan terbatas dan ketat. Ibadah haji hanya diikuti 10 ribu jamaah dari kota-kota di Arab Saudi. Para jamaah juga wajib menjalani protokol yang ketat, salah satunya mengecek suhu, memakai masker, dan mengikuti karantina.
Mereka yang ikut serta harus menjalani pemeriksaan suhu dan tes virus saat tiba di Makkah pada akhir pekan menurut laporan kantor berita AFP. Para jamaah juga harus karantina sebelum dan sesudah haji. Masker wajah wajib setiap saat.
Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan TV al-Arabiya, Menteri Urusan Ziarah Mohammed Saleh Binten mengatakan, para jamaah sedang dikarantina di rumah sebelum empat hari menjalani karantina di hotel-hotel di Makkah. Arab Saudi sendiri telah mencatat lebih dari 270 ribu kasus dengan hampir 3 ribu kematian akibat Covid-19. Kondisi ini menjadi salah satu wabah terbesar di Timur Tengah.
Selain itu, jumlah total pasien sembuh menjadi lebih dari 210 ribu orang. Arab Saudi sejauh ini telah melakukan hampir 3 juta tes untuk penyakit ini.
Negara ini sudah mencabut kuncian nasional bulan lalu. Akibatnya, terjadi kasus baru yang mulai muncul lagi usai pembatasan dibuka.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…