Categories: Nasional

Beli Seragam di Sekolah Jadi Pilihan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seragam sekolah yang baru masih belum dibagikan. Siswa baru masih memakai seragam lamanya. Para orang tua siswa mau tidak mau tetap membeli seragam di sekolah, khususnya seragam olahraga dan baju Melayu.

“Masih nunggu seragam dari sekolah. Kalau beli di luar nanti semakin mahal,” ungkap Tira salah satu orang tua siswa, Senin (29/7).

Anak Tira 2019 ini diterima di salah satu SMPN di Pekanbaru. Pihak sekolah sudah mengundang dirinya, dengan agenda penetapan baju seragam sekolah. Rapat bersama pihak komite sekolah sudah pernah dilaksanakan.

Pada rapat tersebut ditetapkan bahwa seragam di sekolah anaknya tersebut ada sebanyak lima seragam. Memang ia dan orang tua lainnya tidak dipaksa untuk membeli seragam di sekolah melalui komite atau koperasi di sekolah.

Namun berdasarkan rapat tersebut para orang tua berpikir lebih baik pesan melalui sekolah. “Jadi para orang tua tak dipaksa bisa membeli di luar. Tetapi saat rapat kemarin semua orang tua pilih pesan seragam di sekolah saja,” ungkap Tira kepada Riau Pos.

Para orang tua sudah memikirkan dan hitung-hitungan. Bahwa seragam yang dipesan melalui koperasi sekolah sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan beli di toko. “Seragam putih dan seragam pramuka saja yang bisa dibeli di luar. Kalau dihitung beli di luar bisa sampai Rp300 ribu. Kalau beli di sekolah hanya sekitar Rp200 ribu lebih sedikit. Kan lebih murah itu. Saya sudah cek di toko,” katanya.

Para orang tua siswa mau tidak mau juga harus membeli seragam lainnya. Itu hanya bisa dibeli di sekolah. Alasannya agar seragam. Contohnya seperti seragam olahraga, baju Melayu atau batik. “Seragam olahraga dan baju Melayu tentu tidak ada dijual di luar yang sama dengan di sekolah. Jadi mau tidak mau harus beli di sekolah,” tambahnya.

Lanjut Tira, masih ada satu seragam khusus yang lain lagi di sekolah anaknya tersebut. Untuk lima pasang seragam tersebut, ia meski membayar sebesar Rp1,8 juta. Bisa dibayar dengan dicicil sebanyak dua kali.

Hal senada diungkapkan Renita. Anaknya yang baru masuk di salah satu SDN juga masih menunggu seragam yang dipesan melalui sekolah. Untuk di tingkat SD ada sebanyak empat seragam. “Nanti pihak sekolah akan bertahap menyerahkan seragam. Itu yang saya dapat info dari orang tua yang anaknya sudah kelas lima,” kata Renita.(ilo)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Malam Ini! Habib Syech Hadir di Masjid Raya Annur, Warga Diajak Ramaikan Riau Bershalawat

Riau Bershalawat bersama Habib Syech digelar Senin malam di Masjid Raya Annur Pekanbaru. Masyarakat dan…

59 menit ago

Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2026: Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Harga BBM non-subsidi Pertamina turun mulai 1 Agustus 2026. Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamax Green…

1 jam ago

Aksi Curanmor Terbongkar, Pelaku 18 Tahun Ditangkap di Kediaman Mertua

Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…

22 jam ago

Monyet Liar Kembali Menggigit Warga, Korban di Tembilahan Bertambah Jadi 11 Orang

Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…

22 jam ago

Tragedi Bocah 9 Tahun Meninggal di Jalan Sontang-Duri, Himarohu Riau: Jangan Tunggu Korban Berikutnya

Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…

2 hari ago

Monyet Liar Terus Teror Warga Tembilahan Hilir, 10 Orang Jadi Korban

Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…

2 hari ago