OPEN HOUSE: Suasana open house Idulfitri tahun lalu di Kedutaan Indonesia di Belanda. (UMI ILLIYINA FOR RIAU POS)
Catatan: UMI ILLIYINA SH MH*
Saya dan Diva mengayunkan langkah kaki semakin kencang menuju stasiun Den Haag. Sepuluh menit lagi kereta akan siap meluncur menuju Leiden.
“Kereta di Belanda selalu tepat waktu Div†ucap saya.
Kami pun berlari, sembari melambaikan tangan pada masinis kereta yang berdiri di depan gerbong. “Tunggu, Meneer!†Kami berteriak kecil, berharap dia rela menunggu dan tak meniup peluitnya. Beruntung dia melihat kedatangan kami dan tersenyum lebar. Kami sangat lega ketika akhirnya bisa masuk ke dalam kereta sebelum bunyi “priiiittt†terdengar.
Suara terengah-engah masih juga belum hilang. Entah mengapa saya lupa dengan agenda buka puasa bersama sore ini dengan komunitas orang Indonesia di Leiden. Kumandang suara azan menggema dari ponsel saya. Waktu berbuka puasa telah tiba. Segelas teh manis terasa begitu nikmat melepas dahaga setelah hampir 19 jam berpuasa dan beraktivitas di luar. Siang terasa semakin panjang. Pertanda awal musim panas akan segera tiba.
Tak terasa, sudah 3 kali saya menjalani puasa Ramadan di Belanda. Sejak 2016, terasa ada yang hilang terutama dengan suasana Ramadan di Tanah Air. Gegap gempitanya hingga bising suara sound system masjidnya. Jelas tidak ada yang dapat menggantikan itu semua.
KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…
Sebanyak 256 JCH Inhu akan ikuti manasik terakhir. Selain pembekalan, juga dibahas biaya perjalanan dan…
DLHK Pekanbaru amankan 8 angkutan sampah ilegal dalam razia malam. Pelaku dari luar kota kedapatan…
PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…
Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…
IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.