Categories: Nasional

Via Vallen Ungkap Lika Liku Perjalanan Kariernya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Via Vallen melejit di industri musik tanah air berkat lagu ‘Sayang’ yang dibawakannya beberapa tahun silam. Namun siapa sangka, sebelum mendapatkan izin secara resmi untuk menyanyikan lagu itu, dia sempat menuai masalah yang cukup serius. Via Vallen digugat pencipta lagunya hingga diblacklist oleh salah satu stasiun televisi selama 3 bulan gara-gara lagu tersebut.

Lewat Instagram live bersama Inul Daratista pada Rabu (29/4) kemarin, pemilik nama lahir Maulidia Octavia awalnya mengungkap perjalanan karirnya di industri musik. Via Vallen mengatakan dirinya mengawali karir menyanyi dari panggung ke panggung. Pada 2015, dia bergabung dengan aslah satu label musik di Jakarta.

Suatu ketika Via Vallen membawakan lagu ‘Sayang’ di stasiun televisi karena lagu itu sudah beberapa kali dibawakannya di panggung offair di Jawa. Pada waktu itu lagu ‘Sayang’ masih belum dinyanyikan Via secara resmi.

“Di Jawa nyanyiin lagu ‘Sayang’ itu. Karena saya merasa lagunya enak, saya bawa ke TV. Lho kok respons masyarakat bagus,” ungkap Via Vallen.

Gara-gara membawakan lagu ‘Sayang’, label musik yang menaunginya kala itu memprotes Via Vallen dan memintanya untuk tidak membawakan lagu itu lagi. Label beralasan, lagu itu bukan lagu milik dirinya.

“Saya sempat dilarang sama label untuk dibawain ke TV. Soalnya itu bukan single kamu, ngapain bawain lagu orang lain, gitu bahasanya. Saya bilang kalau gitu tolong diurusi lagu ini biar dirilis secara resmi,” kata Via Vallen menirukan perkataannya pada label musiknya.

Permintaan penyanyi kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1991 cukup lama direspons oleh label musiknya kala itu. Merasa lagu Sayang bagus untuk diperdengarkan ke masyarakat, Via Vallen tetap nekat membawakan lagu itu.

“Saya nekat bawain kenapa? Kan memang lagunya bagus, akhirnya timbul masalah. Saya pernah diblacklist sama stasiun TV selama 3 bulan gara-garanya pencipta lagunya itu nuntut ke TV juga. Kesalahan penulisan pencipta kalau enggak salah,” paparnya.

Lagu ‘Sayang’ diketahui diadaptasi dari lagu yang berasal dari Jepang, Miraie Kiroro. Anton Obama yang kemudian mengubah liriknya menjadi versi bahasa Jawa dan pada bagian reff ditambahkan oleh orang lain. Di sini terjadi perebutan klaim atas lagu ‘Sayang’.

Tak mau terus menerus berpolemik, produser musik Via Vallen akhirnya mengurusi perizinannya ke Jepang. Beberapa waktu kemudian izinnya keluar, sehingga Via bisa membawakan lagu itu secara resmi.

“Pas saya ngurus izin, produser mengurus perizinannya ke Jepang, pas saya bawain lagu itu enggak tahunya respons masyarakat luar biasa. Oh ternyata perjuangan itu enggak ada yang sia-sia,” papar Via Vallen.

 

Sumber: Jawapos.com

Edito: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

883 Jemaah Haji Riau Tiba di Madinah, Tujuh Orang Tunda Berangkat

Sebanyak 883 jemaah haji Riau tiba di Madinah. Tujuh jemaah tertunda berangkat karena kondisi kesehatan…

6 jam ago

PLN Perkuat Transparansi, Konsultasi Publik Digelar di Tanjung Medan

PLN UIP Sumbagteng gelar konsultasi publik di Rohil. Warga dilibatkan untuk memastikan proyek listrik berjalan…

8 jam ago

Polisi Bongkar Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kuansing, Satu Pelaku Ditangkap

Polres Kuansing ungkap penyalahgunaan solar subsidi di SPBU. Satu pelaku diamankan, satu DPO kabur, BBM…

8 jam ago

Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Naik: Ini Penjelasannya

Harga minyak goreng naik akibat lonjakan harga energi dan plastik. Sementara itu, Minyakita justru turun…

8 jam ago

Petinju Kuansing Bersinar di Danlanud Cup, Raih Emas dan Perak

Dua petinju Kuansing raih emas dan perak di Danlanud Cup Bangka Belitung. Prestasi ini jadi…

9 jam ago

Semarak Hardiknas di Rohul, Dari FTBI hingga Drumband Ramaikan Kegiatan

Hardiknas di Rohul diramaikan berbagai lomba edukatif. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas dan memperkuat karakter…

12 jam ago