Categories: Nasional

Pembunuhan Sadis: Ibu Bunuh Anak yang Minta Minum Air

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Polsek Kebon Jeruk tengah menangani perkara pembunuhan sadis dengan pelaku ibu muda berinisial NPA (21) yang tega membunuh anak kandung secara sadis.

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Irwandhy Idrus mengatakan, penyidik akan memeriksa kejiwaan dari NPA.

"Hari ini tersangka ibu kandung yang membunuh bayinya menjalani tes psikologi atau pemeriksaan kejiwaan. Proses observasi memakan waktu sekitar 14 hari untuk mendapatkan hasilnya berupa visum at psikiantrum," kata kanit reskrim ketika dikonfirmasi, Selasa (29/10).

Selain itu, penyidik juga akan memanggil mertua tersangka yaitu ZNL. Namun, polisi belum memerinci kapan waktunya. "Nanti tunggu saja ya," imbuh dia.

Pemeriksaan mertua pelaku (NPA) untuk memastikan motif pelaku tega membantai buah hatinya sendiri.

Diketahui, pelaku tega menghabisi nyawa anak dengan cara yang terbilang kejam. Pelaku mencekoki anaknya dengan air minum dan kemudian hidungnya dibekap. Setidaknya, delapan cangkir anaknya dicekoki air minum.

"Dipaksa oleh pelaku minum dan hidung korban dibekap supaya mau minum. Dia memberikan delapan cangkir. Kelebihan cairan ini yang bikin korban meninggal dunia," sebut kanit reskrim.

Kasusibu bunuh anak ini diketahui terjadi di rumah kontrakan pelaku di Gang Sanusin, Jalan Kepa Timur Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada 18 Oktober 2019 lalu.

Pemicu pembunuhan sadis ini hanya karena pelaku kesal kepada korban yang menangis meminta minum. (cuy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

13 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

13 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

13 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

13 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

14 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

1 hari ago