Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani,
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tiga partai mantan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni Gerindra, PAN dan Demokrat menunjukan ketertarikannya bergabung ke koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan tidak semua mantan partai pendukung Prabowo-Sandi bisa bergabung ke koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin.
Arsul mengatakan, hanya ada satu partai politik saja yang bisa diakomodasi untuk bergabung ke koalisi pendukung pemerintah. “Kalaupun berandai-andai ada pertambahan anggota koalisi, itu tidak akan lebih dari satu partai,” ujar Arsul kepada wartawan, Sabtu (27/7).
Namun demikian Arsul menuturkan, urusan koalisi sepenuhnya ada di tangan Jokowi sebagai kepala negara. Jokowi menjadi tokoh utama yang akan menentukan kursi di kabinetnya mendatang. "Biar menjadi keputusannya Jokowi setelah berbicara dengan para ketum parpol," katanya.
Anggota Komisi III DPR ini menambahkan, sampai saat ini para ketua umum partai politik pendukung koalisi belum melakukan pertemuan pembahasan koalisi. "Parpol, dalam hal ini ketum, harus mendengarkan apa yang menjadi pemikiran dan pandangan Pak Jokowi," ungkapnya.(jpg)
Editor: Eko Faizin
Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…
Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…
Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…
PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…
Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…
Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…