Categories: Nasional

Kunjungi Ponpes Habib Empang Bogor, Ini Pesan Syarief Hasan ke Santri

BOGOR (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengatakan bulan suci Ramadan adalah saat yang penuh berkah jika diisi berbagai amal ibadah dan perbuatan baik. Salah satunya dengan melakukan silaturahmi kepada sesama muslim. Jika dilakukan ikhlas maka berkah dan pahala silaturahmi akan dilipatgandakan.

Selama bulan Ramadan, Syarief Hasan kerap menyempatkan diri untuk bersilaturahmi kepada ulama-ulama dan anak-anak yatim. Salah satunya mengunjungi seorang ulama besar Habib Hasan Al Attas yang dikenal sebagai Habib Empang Bogor, di pesantren atau Ma'had Nurul Fata.  

"Saya merasakan nikmat dan indah dekat dengan ulama dan anak-anak yatim juga para santri," kata Syarief Hasan.

Disampaikannya usai menghadiri acara Buka Puasa Bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim dan santri serta bantuan sembako kepada warga dhuafa, di Ma'had Nurul Fata, Desa Pamoyanan, Bogor Selatan, Jawa Barat, Rabu (28/4/2021). Hadir dalam acara tersebut Pimpinan Ma'had Habib Hasan Al Attas, para pengajar dan para santri.

Kata Syarief Hasan, hubungan baik dengan Habib Empang sudah terjalin sejak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa, dan tetap terjaga hingga saat ini.

"Bapak SBY sangat menghormati beliau dan sebaliknya Habib pun sangat menghormati SBY. Habib sebagai ulama selalu memberikan wejangan, nasihat yang selalu diperhatikan oleh SBY.  Ini menjadi teladan yang baik yakni terbangunnya sinergitas antara ulama dan umaro," paparnya.

Menteri Koperasi era Presiden SBY itu mengungkapkan bahwa kebetulan sebagai Pimpinan MPR sedang menggodok program kerja yang khusus untuk santri dan anak-anak yatim. Sebab, dari berbagai kunjungan ke berbagai pondok pesantren dan kebanyakan santrinya anak yatim, ternyata pemahaman mereka seputar bangsa dan negara sangat baik, termasuk  pengetahuan tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika yang dikenal sebagai Empat Pilar MPR.

"Ini bukti bahwa pengasuh-pengasuh Ponpes telah sangat serius mengajarkan hal tersebut kepada santri-santrinya. Jadi saya rasa, para santri ini ke depannya  akan menjadi manusia Indonesia yang unggul baik dari sisi agama, ilmu pengetahuan dan memiliki karakter kebangsaan yang bagus. Program kerja saya nanti adalah bentuk apresiasi, harapan dan perhatian saya untuk mereka," ungkap politisi senior Demokrat. 

Melihat potensi besar para santri, Syarief Hasan mendorong para Pimpinan dan pengasuh ponpes agar terus meningkatkan kuantitas dan kualitas  pendidikan soal kebangsaan.  

"Saya sendiri akan membantu jika dibutuhkan terutama soal materi ajaran atau dalam bentuk kegiatan yang berkaitan dengan nilai-nilai luhur bangsa," pungkasnya. 

Laporan: Yusnir (Jakarta)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

5 jam ago

16 Tahun Setia Mendampingi Dharma Loka, Coach Dewit Terapkan Ilmu DBL Camp 2025

Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…

5 jam ago

Kreatif dan Sarat Pesan Lingkungan, Penampilan Tim Dance SMA Stella Gracia Curi Perhatian

Tim dance SMA Stella Gracia Pekanbaru mencuri perhatian publik pada ajang Aqua DBL Dance 2026…

5 jam ago

Perkembangan Penggerebekan MP Club: Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka, 3 Orang Dipulangkan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menetapkan lima orang tersangka, termasuk empat pekerja THM, terkait kasus…

6 jam ago

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

17 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

17 jam ago