apa-kata-ahli-gizi-minum-multivitamin-saat-pandemi-covid-19
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kesehatan merupakan kunci untuk melawan virus Korona. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan imun tubuh. Konsumsi makanan bergizi seimbang bisa memberi vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Tapi jika tidak, perlukah minum multivitamin?
Vitamin adalah kunci untuk menjaga sistem imun yang sehat. Munculnya virus Korona juga telah membuat pola pikir dan perilaku masyarakat Indonesia terkait menjaga kesehatan diri berubah sangat cepat.
“Maka kampanye edukasi dinamis yang menyorot pentingnya pemenuhan gizi yang baik harus lebih gencar dilakukan,” kata pendiri YOUVIT, Wouter van der Kolk.
Ahli gizi dari YOUVIT Aisyaffa Puteri, memberikan konseling terkait gizi melalui video ‘Health Talk’ dengan infografik yang informatif. Aisyaffa menjelaskan dengan adanya pandemi Covid-19 penting untuk mengonsumsi multivitamin.
Sebab masih terdapat pola konsumsi makanan tidak sehat dengan gizi tidak seimbang, kurangnya buah-buahan dan sayuran, dan kurang asupan vitamin dan mineral. Hal ini tentunya memiliki dampak pada masyarakat, karena memengaruhi kemampuan kognitif, tingkat energi, dan kondisi kesehatan.
Selain itu, konsumen Indonesia umumnya baru membeli vitamin ketika sakit atau membutuhkan tambahan tenaga. Konsumsi vitamin sebagai langkah preventif masih jarang dijumpai.
“Vitamin bukanlah obat dan tidak seharusnya dikonsumsi seperti obat. Konsumsi vitamin sebelum jatuh sakit adalah kunci. Karena wabah virus Korona, pesan ini menjadi lebih relevan daripada sebelumnya,” ujarnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…