Categories: Nasional

Selamatkan Sumber Air dari Limbah Sabun Cair

(RIAUPOS.CO) – TAK banyak yang mengetahui kondisi limbah detergen ataupun sabun cair yang tak terkendali akan menyebabkan pencemaran air di got-got yang mengalir ke sungai, lalu bermuara di laut.  Bahkan, akibat penggunaan deterjen yang memiliki busa berlebihan akan semakin menyebabkan terjadinya pencemaran terhadap air tanah. Padahal air tanah digunakan sebagai sumber air minum masyarakat, sehingga zat kimia berbahaya penyusun detergen secara tidak langsung akan ikut terminum.

Namun dewasa ini masyarakat sudah jarang memperdulikan kesehatan lingkungan sekitar dan lebih suka menggunakan deterjen dengan busa yang melimpah agar pakaian ataupun peralatan dapur bersih dari noda.

Padahal, penggunaan busa sabun di permukaan perairan juga akan menghalangi cahaya matahari dan sirkulasi oksigen sehingga dapat menyebabkan kematian biota air di bawahnya. Di mana, terdapat salah satu zat penyusun detergen adalah alkyl benzene sulfonate yang memiliki sifat sulit terurai di alam sehingga banyak negara yang sudah melarang penggunaan zat ini.

Kondisi inilah yang menggerakan hati salah satu warga Jalan Kopi, Gang Merica, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya. Mirshal atau yang kerap dipanggil Acheng. Kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar mendorongnya untuk belajar membuat sabun cair dan deterjen yang aman bagi lingkungan serta menghemat penggunaan air.

Kepada Riau Pos, Sabtu (29/1) Mirshal bercerita. Ide awalnya membuat sabun cair tersebut didapatkannya secara otodidak dan sering melihat konten melalui sosial media tentang pembuatan deterjen dan juga sabun cair.

Ia pun mulai tertarik untuk mencoba membuatnya dengan memesan secara online sejumlah bahan pembuatan sabun cair tersebut.  Setelah mencoba sendiri dan akhirnya berhasil. Mirshal pun mulai fokus dan menekuni hobi barunya tersebut dengan mengurus sejumlah izin pembuatan sabun cair, baik dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga instansi terkait di Kota Pekanbaru.

"Saya melihat banyak sekali masyarakat yang menggunakan sabun cair tetapi tidak semua sabun cair aman bagi lingkungan. Apalagi di saat pandemi seperti sekarang ini, sabun cair yang ramah lingkungan dan lembut di tangan menjadi salah satu faktor penting yang membuat masyarakat mulai beralih ke sabun cair yang saya buat," kata dia.

Mirshal sendiri menamai produk buatannya dengan nama Sabun Cair Madani. Dari sabun cair produksinya ini, ia pun mendapatkan sejumlah pelatihan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau sehingga kini ia bisa berkreasi dengan banyak produk dari sabun cair tersebut.

Kini Mirshal yang telah tergabung menjadi anggota DPD LPM Kota Pekanbaru tak mau ilmu yang diperolehnya hanya berhenti pada dirinya saja. Ia mulai mengedukasi dan memberikan pelatihan kepada masyarakat, khususnya kaum ibu agar bisa kembali bangkit dalam meningkatkan perekonomian rumah tangga dengan memproduksi sabun cair sendiri serta turut memberikan pelatihan kepada sejumlah mahasiswa di Provinsi Riau maupun luar Provinsi Riau.

"Sudah banyak ibu rumah tangga di Kota Pekanbaru yang sukses membuat produk sabun ini. Dan beberapa waktu lalu saya juga memberikan pelatihan kepada mahasiswa yang KKN di Kelurahan Tangkerang Labuai untuk memproduksi sabun cair yang aman bagi lingkungan, " tegasnya.(ali)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

12 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

14 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

14 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

1 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

1 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

2 hari ago