aktivis-inggris-berharap-operasi-selaput-dara-dilarang
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Halaleh Taheri ketakutan. Pendiri Middle Eastern Women and Society Organisation itu waswas. Ayahnya murka saat tahu Taheri tidak lagi perawan dan menyewa orang untuk membunuhnya.
Perempuan 26 tahun tersebut menceritakan, dirinya datang ke Inggris pada 2014 untuk kuliah. Dia lantas berhubungan dengan seorang pria dan tinggal bersama. Lambat laun ayahnya mengetahui hubungan tersebut. Taheri diminta pulang ke Maroko.
Dia dipaksa menjalani tes keperawanan. Hasil tes membuat ayahnya kecewa. Taheri kini kembali ke Inggris dengan perasaan terancam.
Taheri bukan satu-satunya. Seorang asisten guru berdarah Maroko mengungkap bahwa keluarganya juga murka saat tahu dia tidak perawan. Dia dipaksa menjalani operasi perbaikan selaput dara pada usia 20 tahunan.
Bagi sebagian orang, keperawanan menjadi hal yang pelik. Karena itu, biasanya mereka menjalani prosedur medis agar kembali "perawan".
Namun, belakangan ini aktivis di Inggris getol mengampanyekan agar operasi semacam itu dilarang. Jika diterapkan, larangan tersebut akan menambah beban perempuan-perempuan yang dituntut tetap perawan sebelum menikah.
Mereka bakal melakukan operasi secara sembunyi-sembunyi. Saat ini setidaknya ada 22 klinik swasta di Inggris yang menawarkan operasi perbaikan selaput dara. Biaya sekali operasi sekitar GBP 3.000 atau setara Rp53,3 juta.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Sebanyak 883 jemaah haji Riau tiba di Madinah. Tujuh jemaah tertunda berangkat karena kondisi kesehatan…
PLN UIP Sumbagteng gelar konsultasi publik di Rohil. Warga dilibatkan untuk memastikan proyek listrik berjalan…
Polres Kuansing ungkap penyalahgunaan solar subsidi di SPBU. Satu pelaku diamankan, satu DPO kabur, BBM…
Harga minyak goreng naik akibat lonjakan harga energi dan plastik. Sementara itu, Minyakita justru turun…
Dua petinju Kuansing raih emas dan perak di Danlanud Cup Bangka Belitung. Prestasi ini jadi…
Hardiknas di Rohul diramaikan berbagai lomba edukatif. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas dan memperkuat karakter…