RAPAT PARIPURNA: Suasana rapat paripurna yang digelar DPRD Riau dengan agenda penambahan tiga fraksi ke alat kelengkapan dewan (AKD), baru-baru ini.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah piala dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang. Itu setelah badan sepakbola dunia, FIFA, resmi dalam pengumuman yang berlangsung di Shanghai, Cina, Kamis (24/10) lalu.
Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau memastikan bakal berjuang habis-habisan agar Stadion Utama Riau bisa menjadi salah satu venue helat olahraga bergengsi tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau Agung Nugroho kepada Riau Pos, Ahad (27/10). Menurut dia, ada banyak keuntungan yang didapat bila Stadion Utama Riau menjadi salah satu venue piala dunia U-20.
"Ada banyak ya. Yang pertama dari segi peningkatakan infrastuktur. Pastinya pusat akan menggelontorkan banyak uang untuk membantu daerah meningkatkan infrastruktur," sebut Agung.
Stadion Utama Riau
Ia merincikan, secara tidak langsung beberapa infrastruktur seperti bandar udara, rumah sakit yang ada di Provinsi Riau akan meningkat menjadi grade satu. Belum lagi sarana prasarana penunjang lain seperti pembangunan jalan, hotel dan jaringan komunikasi.
"Pastinya akan ada peningkatan ekonomi secara signifikan bagi masyarakat tempatan bila Stadion Utama Riau menjadi venue piala dunia U-20," imbuhnya.
Politisi yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi V DPRD Riau membidangi olahraga itu, memastikan pihaknya bakal mengebut persiapan agar impian tersebut bisa dicapai.
Yakni dengan membentuk tim kecil, kemudian melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. Salah satunya adalah Dinas Pemuda dan Olahraga Riau yang menjadi leading sector pengelolaan stadion.
"Kemaren kami sudah coba komunikasi dengan Dispora. Masih komunikasi awal, ya. Intinya kami minta Stadion Utama segera dibenahi. Dibersihkan, kemudian dirawat lebih baik lagi. Ini kesempatan emas lho bagi daerah. Kalau tidak kita mulai dari sekarang, ya susah. Intinya kita semua harus kerjasama. DPRD pasti akan mengawal bajeting di APBD 2020," tegasnya.
Lebih jauh disampaikan dia, Komisi V nantinya juga akan mengajak pihak pemerintah daerah untuk mengatur langkah agar keinginan tersebut bisa di raih. Termasuk juga melakukan lobi-lobi ke panitia pusat, agar Staudion Utama Riau bisa digunakan sebagai venue tuan rumah piala dunia U-20.
Karena selain Riau, pastinya akan ada banyak daerah yang menawarkan agar stadion yang dimiliki dipakai. "Antar daerah tentu juga akan bersaing. Karena ini kesempatan yang sangat luar biasa. Besok kami akan mulai langkah-langkah tersebut ," tambahnya.(ADV)
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…