Massa dari Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI menggelar unjuk rasa di sekitaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9).(rmol.id)
Di antara tuntutan mereka yang terpampang dalam spanduk besar adalah, “Amanat TAP MPR RI No. 6/2000 Presiden Tidak Dipercaya Rakyat Wajib Mundur”.
Ada juga, “Pidanakan Korporasi Pembakar Hutan” dan “Hentikan Kriminalisasi Ulama dan Tokoh Masyarakat”.
Demonstrasi ini diinisiasi oleh Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), FPI, dan ormas-ormas Islam lainnya yang tergabung dalam Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI.
Ketua Panitia Aksi Mujahid 212 Selamatkan NKRI, Edy Mulyadi sebelumnya mengatakan, umat Islam ingin ikut serta dalam arus pengubahan.
Untuk itu, pihaknya meminta umat Islam dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk ikut dalam aksi mujahid.
“Kita ingin memberikan kontribusi maksimal untuk perubahan bagi Indonesia yang lebih baik bagi NKRI yang berdaulat, yang kokoh dan berdaulat, agi NKRI yang menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia,” ucap Edy Mulyadi.
Editor: Deslina
Sumber: jawapos.com
Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…
Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…
Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…
Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…
Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…
Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…