operasi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Lia (12) mengalami gejala usus buntu. Oleh karena itu, kedua orang tuanya membawa Lia ke rumah sakit agar dapat segera ditangani.
Dokter mengatakan, Lia mengalamiradang usus buntu yang mengharuskannya untuk operasi. Jika tidak segera dioperasi, usus buntu yang meradang bisa pecah dan menyebabkan infeksi ke selaput dinding perut.
Kedua orang tua Lia pun menyetujui untuk melaksanakan operasi. Memang, sudah beberapa hari ini, Lia sering menangis sambil memegang perutnya. Mereka tidak ingin, kondisi Lia bertambah parah.
Saat akan dilaksanakan operasi, Lia terlebih dulu dibius total agar tidak merasakan sakit sama sekali. Lia pun tertidur pulas saat operasi berlangsung dan tidak sadarkan diri.
Sesudah operasi, Lia kembali ke ruangannya. Di sana sudah ada kakak laki-lakinya Reyhan dan ibu yang menemani Lia sampai sadar.
Reyhan melihat Lia membuka matanya saat baru tersadar. Ia melihat mata Lia yang nampak kebingungan, dan melirik ke sana kemari. Pelan-pelan, ia membisikkan sesuatu ke telinga Lia.
Alih-alih membalas perkataan Reyhan, Lia justru berteriak menangis sekencang-kencangnya. Ia juga mengucapkan jika ia belum siap untuk mati. Teriakan Lia membuat terkejut ibu yang langsung panik.
Ternyata Reyhan membisikkan “Ma Robbuka??” saat Lia baru saja terbangun, dan Lia mengira sudah berada di dunia lain dan berhadapan dengan malaikat Munkar dan Nakir.
“Bercanda, Bu,” tukas Reyhan cengar-cengir.(anf)
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…