Categories: Nasional

Sebuah Studi Menjelaskan, 20 Ribu Tahun Lalu Corona Pernah Jangkiti Asia TimurÂ

NEW YORK (RIAUPOS.CO) – Tim peneliti dari Australia dan Amerika Serikat menemukan bukti pandemi virus corona pernah terjadi di Asia Timur pada lebih dari 20 ribu tahun lalu.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal ilmiah Current Biologi pada Kamis (24/6/2021). Dalam studi tersebut, para peneliti mempelajari genom lebih dari 2.500 orang dari 26 populasi yang berbeda di seluruh dunia.

Studi kemudian menunjukkan jejak interaksi genom manusia dengan virus corona pada masyarakat modern di Asia Timur.

Penulis utama studi, Yassine Souilmi, mengatakan, genom dapat menunjukkan informasi tentang manusia hingga ratusan ribu tahun lalu.

Karena cara kerja virus adalah dengan menduplikasi diri pada inangnya (tubuh manusia), jejak virus bisa teridentifikasi melalui genom.

"Jadi mereka (virus, red) benar-benar bergantung pada sebuah inang, dan itulah mengapa mereka menyerang sebuah inang dan kemudian membajak mesin mereka untuk membuat salinan diri mereka sendiri," jelas Souilmi, dikutip dari CNN, Ahad (27/6/2021).

Upaya pembajakan tersebut terbaca ketika tim peneliti mempelajari genom dari lima populasi berbeda yang berlokasi di Cina, Jepang dan Vietnam.

"Dalam jangka waktu yang lama dan selama paparan, ini meninggalkan tanda yang sangat jelas dalam genom keturunan mereka," tuturnya.

Peneliti mengatakan penemuan ini mendapati keturunan yang berasal dari kelima populasi tersebut dapat lebih melindungi diri dari virus corona.

Studi menemukan wabah virus corona terjadi secara terpisah di berbagai wilayah dan menyebar ke seluruh Asia Timur. Namun, para peneliti tidak mengetahui bagaimana orang purba hidup melewati pandemi.

Sumber: Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

1 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

1 hari ago

Libur Sekolah Makin Seru, Khas Pekanbaru Hotel Hadirkan Promo Menginap Mulai Juli

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo School Holi-Deals selama Juli 2026 dengan paket menginap lengkap untuk…

2 hari ago

UAS Sempat Dihadang di Kutai Barat, Syahrul Aidi Minta Polisi Bertindak Proaktif

Syahrul Aidi mengecam penghadangan Ustaz Abdul Somad di Kutai Barat dan meminta aparat menjamin keamanan…

2 hari ago

Jangan Sampai Terlewat! Daftar Ulang SPMB SD Negeri Hanya Digelar Dua Hari

Daftar ulang SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dimulai. Orang tua melengkapi berkas, sementara sekolah…

2 hari ago

Jabatan Pimpinan Tinggi di Meranti Akan Diisi Lewat Talent Management, Bukan Seleksi Terbuka

Pemkab Kepulauan Meranti resmi menerapkan manajemen talenta ASN setelah mendapat persetujuan BKN. Pengisian JPTP tak…

2 hari ago