Categories: Nasional

Dugaan Sementara, Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar Ada Dua Orang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Polri menduga, jumlah pelaku pengeboman di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan sebanyak dua orang. Peristiwa bom bunuh diri itu diduga terjadi sekitar pukul 10.20 WITA.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan pasca terhadinya ledakan bom di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawei Selatan. Dia menyebut, terdapat pengendara motor yang berboncengan ingin masuk ke dalam kawasan gereja.

“Kita mendapatkan informasi ada dua orang yang berboncengan menggunakan kendraan sepeda motor matic. Kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang Katedral,” kata Argo di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Minggu (28/3).

Ia menjelaskan, kedua terduga pelaku yang berboncengan ini berusaha masuk ke pintu gerbang Katedral. Saat itu, kegiatan ibadah pagi sudah selesai dan jamaah ingin keluar dari gereja.

“Jadi pada awalnya memang pelaku diduga menggunakan roda dua mau memasuki pelataran pintu gerbang dari katedral, yang kebetulan jam tersebut sudah selesai daripada kegiatan misa dan kemudian karena melihat banyak yang keluar dari gereja. Memang saat ini tidak full, sesuai dengan protokol kesehatan itu separuh dari jemaah yang hadir di gereja itu,” ucap Argo.

Argo menyebut, petugas gereja sempat menghalau kedua terduga pelaku itu untuk memaasuki kawasan gereja. Saat dilakukan penghalangan, bom seketika langsung meledak.

“Tentunya dari dua orang tadi yang mau masuk dicegah oleh sekuriti gereja dan kemudian terjadi lah ledakan itu,” ungkap Argo.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang didapat, motor yang diduga dikendarai terduga pelaku ikut meledak dan terbakar. Pada lokasi kejadian juga ditemukan potongan tubuh, yang diduga merupakan pelaku pengeboman.

“Dari informasi di lapangan ditemukan kendaraan yang sudah hancur dan kemudian juga ada beberapa potongan daripada tubuh yang tentunya ini menjadi bagian penyidik kepolisian untuk meyakinkan potongan tersebut,” pungkas Argo.

Oleh karena itu, Polri akan melakukan pendalaman terkait dugaan dua orang pelaku penyerangan. Pendalaman ini dilakukan dengan memeriksa body part yang ditemukan di tempat kejadian perkara.

“Diduga dua orang, ada temuan berapa potongan dari dua orang,” pungkas Argo.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

18 jam ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

18 jam ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

24 jam ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

1 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

2 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

2 hari ago