disdik-anggarkan-rp200-juta-pembangunan-laboratorium-smpn-2-bantan
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Belum rampungnya pembangunan laboraturium di SMPN 2 Bantan di Pambang, yang dibangun melalui ABD 2021 lalu, maka tahun ini akan dianggakan kembali oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis sebesar Rp200 juta.
‘’Memang pembangunanya tidak dianggarakan sekaligus dan baru sampai pondasi, tiang serta dindingnya saja. Ini dikarena anggaran kami terbatas dan tahun ini akan dirampungkan pembangunannya 100 persen,’’ ujar Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Disdik Bengkalis Junaidi Yahya SPd, Jumat (28/1/2022).
Dikatakan Junaidi, pada 2021 lalu dana yang dianggarkan untuk pembangunan laboraturium di SMPN 2 Bantan di Pambng itu menelan dana sebesar Rp179 juta lebih dan sudah selesai sesuai gabarnya. Makanya untuk kelanjutannya, akan dibangun sampai bisa digunakan oleh pihak sekolah.
Terkait anggaranya, kata Junaidi sudah dianggarkan dalam APBD murini 2022 dan dalam tahun ini sudah rampung dan bisa digunakan. Namun dalam pembangunanya tidak lengkapi dengan moblernya dan mudah-mudahan ke depan dapat dianggarkan kembali atau pihak sekolah memenuhi ruang laboraturium tersebut.
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Bantan, Sumantri juga mengharapkan agar pembangunan laboraturium SMPN 2 tidak ada kendala dan diharapkan dapat diselesaikan pembanguannya 100 persen. Karena sekolahnya belum memiliki ruang praktes siswa untuk merealisasikan ilmu yang didapat diruang kelas.
‘’Kami mengharapkan ruang labor ini dapat segera dituntaskan oleh Disdik Bengkalis, karena ini merupakan ruang yang sangat penting bagi peserta didik kami dalam mengembangkan ilmu mereka di sekolah,’’ harapnya.
Ia juga menyebutkan, pihak sekolah sangat berterimakasih dengan Pembak Bengkalis yang sudah memperhatikan sekolahnya. Apalagi SMPN 2 Bantan ini merupakan sekolah tertua di Pambang, dan sudah banyak lulusan dari sekolah tersebut. Tentu diharapkan semakin lama sekolah ini harus semakin baik dan tentunya harus dilengkapi dengan sara dan prasarana yang memadai.
‘’Tahun lalu sudah ada beberapa bangunan yang dibangun pemerintah, baik pusat maupun daerah.Tahun lalu ada gedung serbaguna, labor yang belum rampung dan juga ruang kelas yang dibangun melalui dana DAK pusat,’’ ujarnya.
Makanya Sumatri mengharapkan, agar Disdik Bengkalis melengkapi fasilitas sekolah yang masih kurang, termasuk ruang laboraturium yang akan dirampungkan pembangunannya tahun ini. Pihak sekolah tentu memerlukan peralatan komputer dan juga kursi serta meja untuk praktek anak-anak nantinya,’’ harapnya.
Laporan: Abu Kasim (Bengkalis)
Editor: Eka G Putra
Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…
Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…
31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…
Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…
Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…
Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…