Categories: Nasional

Tak Divaksin, Anak Tetap Boleh PTM

DUMAI (RIAUPOS.CO)- Banyak pihak sekolah yang dinilai menyalahartikan kesepakatan bersama antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Polres dan Kodim 0320 Dumai tentang pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Kebijakan sekolah yang tidak memberikan kesempatan pada anak-anak untuk menuntut ilmu berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 tentang Hak dan Kewajiban di Bidang Pendidikan sangat disesalkan.

Kondisi itu membuat para orang tua resah dan khawatir akan nasib anak-anaknya yang tak boleh mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah karena belum divaksinasi dengan berbagai alasan.

Banyak anak SDN yang tak boleh sekolah karena belum divaksinasi, di rumah pun mereka tak diberikan soal pelajaran maupun sistim daring. Khawatir akan nasib anaknya, warga dan organisasi kepemudaan mendatangi DPRD Dumai untuk hearing, membahas persoalan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Pertemuan yang menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan H Syaiful, Kadisdikbud, perwakilan dari kepolisian dan TNI serta hadir Wakil Ketua DPRD Dumai Mawardi dan sejumlah anggota DPRD yang berlangsung di ruang sidang utama lantai dua.

Pertemuan yang berlangsung a lot, karena di sisi pemerintah mengejar target herd immunity atau kekebalan kelompok serta menghindari terjangkit Covid-19, makanya dilakukan vaksinasi anak-anak untuk memiliki kekebalan tubuh, sehingga bisa dilakukan kegiatanĀ  pembelajaran tatap muka penuh.

Di sisi lain, pelarangan anak sekolah karena belum divaksinasi tidak memberikan nilai positif dalam mendidik anak bangsa.

Wakil Ketua DPRD Dumai Mawardi ketika dikonfirmasi terkait hasil pertemuan tersebut mengungkapkan, dalam pertemuan itu dihasilkan kesepakatan, bahwa kegiatan vaksinasi tetap dijalankan. Dan bagi anak-anak sekolah tetap dibolehkan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka meskipun mereka belum divaksinasi dengan sebab medis ataupun nonmedis.

Untuk masalah teknis belajar tatap mukanya akan diatur oleh dinas terkait. Intinya kata politisi PKS ini belajar tetap muka tetap dibolehkan walau belum divaksinasi.

"Tidak ada yang melarang anak sekolah tatap muka kendati belum divaksin, apabila ada sekolah yang memulangkan anak-anak atau dilarang bersekolah karena belum divaksinĀ  laporkan ke DPRD, biar dewan lakukan inspeksi mendadak," ungkapnya.

"Tegasnya, jangan ada pelarangan anak untuk bersekolah belajar tatap muka," kata Mawardi lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai, Yusmanidar belum memberikan keterangan terkait permasalahan ini. Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp nya hingga berita ini dirilis belum ada jawaban dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai.(mx12/rpg)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

HPT Rohil Berhasil Kumpulkan 150 Kantong Darah di Aksi Donor Darah

HPT Rohil bersama PMI Pekanbaru berhasil mengumpulkan 150 kantong darah dalam kegiatan donor darah di…

11 jam ago

Umri Wisuda 418 Lulusan, Perkuat Langkah Menuju Kampus Unggul

Umri mewisuda 418 lulusan dan terus memperkuat langkah menuju kampus unggul dengan pengembangan fasilitas dan…

11 jam ago

Baru Dua Kecamatan, Program 1 ASN 1 RW Pekanbaru Segera Diperluas

Pemko Pekanbaru mulai menerapkan program 1 ASN 1 RW di dua kecamatan dan akan memperluas…

12 jam ago

Operasional KMP Tirus Normal Lagi, Rute Insit-Mengkapan Kembali Dibuka

KMP Tirus kembali beroperasi melayani rute Insit-Mengkapan usai baling-baling kapal yang tersangkut jaring selesai diperbaiki.

12 jam ago

Penerimaan Murid Baru di Inhil Kini Lebih Transparan dengan Sistem Digital

Dinas Pendidikan Inhil mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru berbasis digital untuk tahun ajaran 2026/2027.

12 jam ago

Bakal Calon Rektor Unri, Prof Jimmi Copriady Usung Kolaborasi dan Inovasi Kampus

Prof Jimmi Copriady dinilai memiliki rekam jejak kuat dan layak maju sebagai bakal calon Rektor…

13 jam ago