Categories: Nasional

5 Gaya Hidup Paling Sederhana agar Gula Darah Tetap Terkontrol

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Orang dengan diabetes biasanya disebabkan akibat asupan gula yang berlebihan. Sehingga dengan mengubah pola hidup dan membatasi asupan yang tak sehat, seseorang bisa mengendalikan gula darahnya terutama untuk pasien diabetes.

"Perlu dipahami bahwa diabetes sebenarnya adalah penyakit gaya hidup yang disebabkan gaya hidup tidak sehat," kata ahli gizi dari India, Munmun Garewal dalam sebuah posting Instagram.

Oleh karena itu, beberapa perubahan dalam gaya hidup seseorang dapat membantu mengelola kondisi tersebut. Dia membuat daftar kegiatan sederhana yang dapat dimasukkan ke dalam rutinitas harian seseorang seperti dilansir dari Indian Express, Kamis (28/1).

1. Ubah gaya hidup Anda

Menurutnya diabetes tidak melulu disebabkan oleh makan yang manis-manis atau mengonsumsi gula. Ini sebenarnya adalah penyakit gaya hidup yaitu konsekuensi dari mengikuti gaya hidup yang tidak sehat.

"Adopsi perubahan gaya hidup yang berfokus pada pola makan yang benar dan seimbang, berolahraga secara konsisten, dan mengatur waktu tidur," tulisnya.

2. Diet diabetes

Jangan rakus. Makan sesuai rasa lapar dan makan pada waktu yang tepat sambil menjaga gula darah tetap stabil. Karbohidrat sangat penting bagi penderita diabetes. Hanya saja jauhi variasi olahan seperti biskuit, kue, muffin, dan lainnya.

3. Kandungan Gizi

Menambahkan lemak baik ke dalam makanan bisa menurunkan indeks glikemik (GI)nya. Semakin banyak lemak baik, semakin lambat gula (karbohidrat) dicerna, dan lebih rendah indeks glikemik. Tambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian ke dalam makanan Anda.

Lalu protein membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Santap makanan sehat seperti telur dan ikan sehingga memiliki profil protein yang optimal atau lengkap.

4. Olahraga

The American Diabetes Association menyarankan untuk melakukan olahraga 150 menit per pekan. Memasukkan latihan kekuatan sangat penting untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Latihan kekuatan terstruktur dan progresif meningkatkan cara tubuh menggunakan insulin dan memungkinkan glukosa untuk menyebar ke seluruh tubuh dengan lebih baik.

5. Pentingnya tidur nyenyak

Kurang tidur atau tidur pada jam-jam yang tidak teratur menyebabkan "jam tubuh" kita tidak berfungsi. Dan akibatnya mempengaruhi proses biologis alami seperti sekresi insulin. Pastikan tidur yang nyenyak, pastikan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama agar tubuh sepenuhnya sinkron dengan jam tubuh.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

2 hari ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

2 hari ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

2 hari ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

4 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

4 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

4 hari ago