Categories: Nasional

Penagih Utang Tewas Kena Tombak

ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — Kesal karena ditagih utang, Yog (19) nekat menganiaya Herman mengunakan tombak besi dan mengakibatkan korban tewas, Ahad (26/1) malam.

"Tersangka dalam kasus ini anak dan ayah, Yog dan Nas (48) keduanya warga Jalan Pedamaran Kelurahan Bagan Punak," kata Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH didampingi  Kanitreskrim Iptu D Raja Napitupulu dan PS Kasi Humas Bripka Puji Anton, Senin (27/1).

Tusukan tombak itu menghunjam di dada kiri Herman, yang membuatnya terhuyung beberapa langkah sampai akhirnya tumbang di tempat kejadian. Kedua pelaku melarikan diri ke arah jalan Lintas Bagansiapiapi-Ujung Tanjung dengan menumpangi motor salah seorang warga, namun laju motor ketika sampai di areal Batu 8 Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, dihentikan polisi, Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapolsek menguraikan, polisi mengetahui adanya penganiayaan itu setelah diterima informasi ada warga yang tewas dengan kondisi luka di bagian dada, di rumah sakit sekitar pukul 21.00 WIB.

"Kami langsung cek ke rumah sakit, kondisi korban saat itu sudah meninggal dunia," kata Sasli Rais.

Polisi bergegas ke tempat kejadian di Jalan Pedamaran mencari barang bukti dan ditemukan tombak yang sebelumnya dipergunakan pelaku berada di belakang rumah.

Polisi melakukan pengejaran ke beberapa tempat, karena titik keberadaan pelaku belum diketahui saat itu. Sampai akhirnya polisi mencegat adanya pengendara motor dan kedua pelaku dapat diamankan. Setelah diinterogasi keduanya mengakui perbuatan penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolsek menerangkan pemicu kasus itu karena urusan utang piutang, di mana korban Herman sebelumnya menagih utang ke tempat pelaku. Pada kedatangan pertama, korban tidak bertemu dengan Yog namun utangnya yang sebesar Rp500 ribu, dibayarkan dengan cara diangsur oleh ibu pelaku sebesar Rp100 ribu.

Keesokannya korban kembali menagih utang namun sama seperti sebelumnya, tidak bertemu dengan Yog. Belakangan korban datang lagi menagih utang, dengan membawa pahatan, kali ini Herman sempat berteriak dan menjerit di tempat kejadian.

"Karena teriak-teriak itu, pelaku turut emosi dan merasa malu, Nas sempat mengancam korban dan ternyata anaknya sudah duluan mengambil tombak dan langsung menghunjamkan ke dada korban," kata kapolsek.

Akibatnya korban yang merupakan warga jalan Bulan Kepenghuluan Bagan Punak tersebut mengalami luka dan tewas, selanjutnya diketahui telah dikebumikan hari ini (kemarin-red).(fad)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Benny Rio: Sekolah yang Diminta Inspektorat Sedang Kembalikan Dana Seragam

Pengembalian dana kelebihan bayar seragam SMA negeri di Pekanbaru masih berlangsung. Sekolah juga menolak seragam…

57 menit ago

Plt Gubri Perintahkan Uang Seragam Siswa Dikembalikan ke Orang Tua

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto memerintahkan pengembalian dana seragam siswa usai temuan mark-up dan melarang…

4 jam ago

Kebakaran di Seberang Tembilahan, Diduga Berawal dari Arus Pendek Listrik

Kebakaran di permukiman padat Seberang Tembilahan menghanguskan satu rumah dan merusak satu rumah lainnya. Kerugian…

5 jam ago

Operasi Pasar Murah Hadir di Siak dan Pekanbaru, Berikut Daftar Harganya

TPID Riau menggelar empat pasar murah di Siak dan Pekanbaru pekan ini. Beras, gula, minyak…

9 jam ago

Bazar Vegetarian Ramaikan Perayaan Waisak di Pekanbaru, Hadirkan 47 Stan Kuliner

Maha Vihara Maitreya Pekanbaru mengenalkan makanan vegetarian melalui bazar Waisak dengan 47 stan kuliner dan…

12 jam ago

DPRD Bengkalis Bawa Keluhan Warga ke PLN, Dari Duri hingga Rupat

DPRD Bengkalis menyampaikan berbagai keluhan masyarakat terkait listrik kepada PLN, mulai dari pemadaman hingga desa…

13 jam ago