Categories: Nasional

Perlu Rp2,14 Triliun Bangun Kembali Gaza

GAZA (RIAUPOS.CO) – Serbuan Israel ke Jalur Gaza hanya berlangsung 11 hari. Meski begitu, kerusakan yang terjadi begitu masif. Pemerintah Palestina menyatakan bahwa untuk membangun kembali gedung-gedung yang sudah dihancurkan oleh bom Israel, setidaknya diperlukan 150 juta dolar AS atau setara dengan Rp2,14 triliun. 

Al Jazeera mengungkapkan, serangan Israel membuat 1.800 unit perumahan hancur dan tidak layak huni serta 14.300 lainnya rusak sebagian. Puluhan ribu warga Palestina masih berlindung di sekolah-sekolah yang dikelola oleh PBB. Selain itu, 74 bangunan publik luluh lantak. Salah satu yang hancur adalah restoran milik Tamer Baker. 

"Kerusakannya sangat parah sehingga saya tidak mampu untuk membangunnya kembali," ujar pria 27 tahun tersebut. 

Dana Tanggap Darurat Pusat PBB menyatakan, mereka akan memberikan 18,5 juta dolar AS (Rp 264,9 miliar) untuk bantuan kemanusiaan di Gaza. Beberapa negara juga berjanji untuk mengucurkan jutaan dolar bantuan kemanusiaan ke wilayah yang dikontrol Hamas tersebut. Salah satunya Mesir. 

Namun, membangun kembali Gaza tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dua jalur perbatasan dikuasai Israel. Sementara itu, yang ketiga di Rafah dikontrol oleh Mesir. Jalur Gaza ibarat penjara terbuka yang terbesar di dunia. Israel kerap menghentikan pengiriman material konstruksi untuk pembangunan kembali Gaza yang hancur. Itu terjadi sejak serangan militer pada 2008, 2012, dan 2014. Beberapa pakar bahkan meyakini bahwa bangunan yang hancur pada 2014 pun belum selesai dibangun ulang. 

Menlu AS Antony Blinken kemarin tiba di Kairo, Mesir, untuk mendukung gencatan senjata Gaza-Israel. Sebelumnya, dia bertemu dengan PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. (sha/c6/bay/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Langgar Aturan Keimigrasian, Seorang Perempuan WN Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menindak tegas WN Malaysia berinisial MMM dengan sanksi deportasi…

1 jam ago

Titik Api Baru Muncul di Batang Gansal, Tim Gabungan Berpacu Padamkan Karhutla Inhu

Titik Karhutla baru melanda 20 hektare lahan di Batang Gansal, Inhu. Upaya pemadaman tim gabungan…

1 jam ago

Galodo Terjang Solok: Kantor Bupati Hingga Jalur Utama Solok-Padang Lumpuh Total

Banjir bandang (galodo) menerjang Kabupaten Solok pada Senin malam. Akses jalan utama Solok-Padang lumpuh total…

1 jam ago

Tujuh Pejabat Utama dan Kapolsek di Polres Kuansing Resmi Berganti

Tujuh posisi strategis di Polres Kuansing resmi berganti melalui sertijab yang dipimpin Kapolres AKBP Hidayat…

2 jam ago

Sertijab di Polres Rohul: Kasat Lantas dan Dua Kapolsek Resmi Berganti

Tiga posisi strategis di Polres Rohul resmi berganti. Kasatlantas serta Kapolsek Kunto Darussalam dan Rambah…

4 jam ago

Ukir Prestasi di Malang, MAN 1 Pekanbaru Rebut Medali Perak OSN 2026

Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil memboyong medali perak bidang Informatika dan predikat Best Business Case…

5 jam ago