Salah satu dampak kerusuhan massa 21 dan 22 Mei lalu adalah bus milik polisi yang dibakar. (Ridwansyah/Jawapos.com)
Kapolres Cianjur AKBP Soliyah saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini. ’’Benar diamankan dari Polda Metro Jaya, kami hanya membantu pengamanan,’’ kata dia ketika dikonfirmasi, Senin (27/5/2019). Penangkapan sendiri disebutkan dilakukan Jumat 24 Mei lalu. Soliyah membantah pemberitaan yang menyebut penangkapan ini dilakukan oleh Densus 88 Antiteror. ’’Bukan (Densus 88), tetapi Polda Metro,’’ imbuh dia.
Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…
Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…
SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…
Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…
ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…
Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…