Categories: Nasional

Koper Jamaah Langsung Diantar ke Hotel

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kini jamaah calon haji (JCH) tak perlu berlama-lama saat di bandara. Mereka tak perlu lagi antre dan mencari-cari koper masing-masing. Sebab, koper otomatis diantarkan di hotel tempat jamaah menginap.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Sri Ilham Lubis mengatakan bahwa layanan pengantaran koper tersebut berlaku untuk JCH yang mendarat di Madinah maupun di Jeddah. “Jadi, sejak dari pengurusan bea cukai, bagasi jamaah diurus oleh Maktab Wimala Almuwahhad. Mereka mengantar sampai hotel,” katanya, Ahad (26/5).

Sri menuturkan bahwa perjanjian pelayanan koper tersebut ditandatangani pada 25 Mei lalu. Tujuannya agar proses pengurusan koper jamaah mulai dari kedatangan di bandara sampai di hotel berjalan lancar. Untuk kepentingan itu pihak Indonesia dan Saudi akan menyusun standar pelayanan bersama. Kemenag nantinya akan menempatkan petugas khusus di gate atau pintu bandara. Mereka bertugas untuk memastikan seluruh bagasi atau koper JCH terangkut semua menuju hotel.

Untuk mencegah koper jamaah hilang atau tidak sampai di hotel, nantinya pengantaran menggunakan mobil boks khusus. Setiap mobil boks itu dilengkapi dengan alat pelacak untuk memudahkan penelusuran koper.

“Apabila ada koper jamaah hilang di bandara dalam perjalanan, maka akan diberikan asuransi 100 dolar AS,” tutur Sri.

Setiap koper jamaah nantinya juga diberikan tanda khusus. Selain itu juga diberi keterangan nama jamaah beserta hotel tempat menginapnya. Sri juga mengingatkan ada ketentuan koper tidak boleh diikat dengan tali atau jaring. Cukup diberi tanda berupa sabuk dengan warna sesuai rombongan kloternya. Setiap satu kloter akan terbagi dalam sepuluh rombongan. Di mana setiap rombongan akan memiliki tanda warna berbeda-beda.

“Jamaah hanya diperkenankan membawa koper, tas kabin, dan tas paspor yang diberikan oleh pihak maskapai ,” katanya.

Dengan ketentuan berat maksimal 32 kg untuk koper dan 7 kg untuk tas kabin. Jamaah juga diimbau untuk menaruh barang berharga dan obat-obatan di tas tentengan atau tas kabin. Selain itu, Sri menjelaskan jamaah yang tiba di Arafah pada 8 Zulhijjah di siang hari, akan diberikan layanan makan.
Peningkatan layanan ini tertuang dalam kontrak katering di Masyair (Arafah, Mudzalifah, dan Mina). Nantinya layanan katering di 55 maktab dari 73 maktab akan disiapkan oleh Muasassah. Sisanya disiapkan oleh perusahaan yang telah ditunjuk.(wan/git/jpg)

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

1 hari ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

2 hari ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

2 hari ago

Menjamur di Jalan Protokol, Bangunan Liar di Pekanbaru Segera Dibongkar

Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…

2 hari ago

Wako Pekanbaru Turun Tangan, Drainase dan Sampah Jadi Fokus Utama Atasi Banjir

Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…

2 hari ago

Pembelian Pertalite Tak Lagi Pakai Rekomendasi Desa, SPBU Inhu Dorong XStar

SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…

2 hari ago